OtomotifZone – Jakarta. Luasnya wilayah Indonesia menjadi kesulitan bagi peserta yang akan mengikuti kejuaraan nasional. Kendala yang dihadapi tentu saja biaya besar karena jarak yang jauh. Wajar bila dibuat konsep kejuaraan berdasarkan pembagian wilayah.
“Maka disiapkan 5 kegiatan tahun 2017 dimana 4 event IOF Regional dan 1 kejurnas,” ungkap Askar Kartiwa, Ketua Umum PP IOF. Juara pada masing-masing region berhak mengikuti babak final nasional. Ini baru konsep matang.
PP IOF telah membagi beberapa kelompok region. Untuk pulau Sumatera ada dua wilayah. Region 1-5 disebut R1 meliputi Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat dan Kepulauan Riau. Sedangkan sisanya, Region 6-10 (R2) termasuk Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung dan Bangka Belitung.
Lanjut ke pulau Jawa, minus Jawa Timur. Region 11-14 dan 16 disebut R3 terdiri dari Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah dan Jogyakarta. Sedangkan Jawa Timur dimasukkan kelompok R4 (Region 15, 17-19) antara lain Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
“Pulau Borneo dimasukkan dalam satu kelompok R5 (Region 20-24) meliputi Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara,” urai Moko Karsono, Ketua 1 IOF Bidang Organisasi, Hubungan Daerah, Usaha dan Promosi.
Beda dengan pulau Celebes yang dibagi dua wilayah karena luasnya. Gorontalo, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara masuk dalam Region 25, 28 dan 29 (R6). Sementara Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat disebut Region 26, 27 dan 30 atau group R7.
Berikutnya Region 31-34 meliputi Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat dikelompokkan ke dalam R8. Sistem ini berlaku untuk kompetisi roda empat (R4) dan roda dua (R2) yang dipastikan semakin kompetitif.
Penulis: Noverry | Foto: PP IOF


