OtomotifZone.com-Sentul. Gelaran Rotax Max Challenge Indonesia 2015 menjadi milik pegokart MBG Racing Kalteng, Julio Prost. Event berusia 15 tahun ini menggelar seri 3 dan 4 hari Sabtu-Minggu (1-2/8) di Sentul International Karting Circuit Bogor.
2 kali sengaja melepas point prefinal di round 3 dan 4 tidak membuat dirinya pusing tujuh keliling, karena ajang RMC 2015 baginya dijadikan ajang test tungganganya sebelum berlaga di AMC Malaysia 2 minggu kedepan. Disamping irit ban dan engine, pengumpulan point diajang ini juga jauh tertinggal jauh dari 2 pegokart UI Racing team, sang pemimpin klasemen dan juara RMC tahun lalu, Silvano Christian dan Aria Bima.
Memang kelas Senior terasa begitu hambar, kembali sinetron 2 babak pun berlangsung seperti seri 2 dan seri 3, disamping diaturan juga tidak melanggar juga karena nilai kompetisi yang alakadarnya, membuat aroma persaingan nyaris tidak ada dan terkesan seperti latihan biasa.

Kembali ke Julio Prost, melihat saingan dikelas Senior hanya 4 pegokart, teammate Agi Borneo dikelas Junior ini merasa yakin mampu mengejar lawan-lawannya, dan terbukti, meski start diposisi buncit dirace final baik round 3 dan 4, Julio prost cepat melejit mengejar lawan-lawannya dan kemudian melesat meninggalkan lawannya selama 22 putaran dan bendera finish pertama dikibarkan menjadi miliknya.
2 hari berturut-turut mahasiswa Universitas Atmajaya menggondol podium tertinggi dikelas senior dan menempati posisi 3 klasemen sementara meski terpaut 22,5 point dan sangat jauh dengan sang sarjana Teknik UI, Silvano Christian yang berada diposisi pertama.

Ketika OZ coba kepo dikit kenapa sengaja masuk paddock satu lap selepas start berlangsung,”ya pertama ngirit ban lah om, juga ngirit tenaga pula, cuaca juga sangat panas, lumayan bisa ngirit, lagian kalau mikirin point, jelas saya tertinggal jauh dari Silvano, Senna SN dan Bima, yang saya cari ya podium saja om. Lumayan itung-itung pemanasan jelang round 5 AMC Malaysia 2 minggu depan, saya harus mempertahankan point agar aman”, papar Julio prost.
Ohhh..jadi gitu ya Jul….tapi dipikir-pikir memang benar sih, Sementara Julio masuk paddock dan melihat rivalnya terpaksa menyelesaikan 20 lap sisa namun terkesan terpaksa dan seperti latihan, hal tersebut terbersit saat OZ tanya pada Silvano, dan hanya mendapat senyuman penuh arti,
Semoga event berikutnya lebih ramai ya….
Penulis dan Photo : Edi Batrawan

