Jupiter Z Purbalingga, CDI Vortex Map Special Grasstrack

17424

OtomotifZone.com-Ciporos, Cilacap. Prestasi event demi event pembalap Purbalingga ini sedikit menemukan setelannya. Esa FN beserta pasukan milik Aditya Eko dari team Aditya RGFX Purbalingga feat Race Line Indonesia. Pembalap yang masih bertarung di kelas Junior ini sudah mulai tambah percaya diri saat bertarung. Tentunya setelah dapat setelan motor yang kencang enak dibawa sesuai keinginannya. “Kencang pastinya, lebih cepat ngisi tenaganya. Bisa disesuaikan sama karakter pembawaan motornya..” ukar pembalap bernomer start 354 ini.

Dalangnya tak lain setelah pemilik team Aditya Eko menyerahkan pacuan Esa ke Raceline Indonesia milik Disman Ardiyanto asal Klaten yang tak lain tetangganya sewaktu masih belum pindah ke Purbalingga. lho bukannya Pak Eko punya bengkel sendiri di Purbalingga? “Bengkel Ekotech hanya bengkel rumahan di Jl. Gunung Sambeng, Kandang Gampang, Purbalingga. Itu buat KLX, Ninja, bebek standar 2T dan Minimoto. Sedang yang di garap Arjoss dua Modif dan satu bebek standar 4t,” terangnya.

 

Disman Ardiyanto, Esa FN, Eko, dan Aditya Eko (Pemilik team)
Disman Ardiyanto, Esa FN, Eko, dan Aditya Eko (Pemilik team)

Dan disinilah pernedaan yang selalu diterapkan Disman Arjoss pada motor grasstrack garapannya, CDI Vortex. Jarang sekali mekanik grasstrack yang bisa mapping CDI untuk motor Special Engine from Australia ini. “Jogja banyak yang bikin pakai Vortex, hanya software baru itu mungkin yang lain belum punya,” kata Arjoss yang punya basic dari Benny Djatiutomo, mekanik Star Motor Jakarta.

“Speknya sebenarnya gak jauh beda dengan punya Wibowo Gosong dahulu. Dengan CDI ini banyak keunggulan di power bawahnya. Biasanya tak kasih Map yang lebih kuat kalau banyak jumpingannya. Dan limitnya lebih rendah sekitar 12.700 dah kena limiter,” kata mekanik yang akrab dengan Hafizh Syahrin pembalap Moto2 Malaysia.

Pengapian bule ini tentu dibuat pas dengan perut Jupiter 130cc yang berisi piston Daytona 55,25mm. Lubang klep 28/23 ini cukup untuk mengolah keluar masuk konsumsi ahan bakar bensol yang kompresinya di titik 13,7.

Cuaca saat balap dari seri terakhir Kejurnas Grasstrack Reg 2 Dieng lanjut balap Kebumen, Klaten, Banjarnegara dan Cilacap kemarin. Setelan karbu memainkan Pilot Jet  65 dan Main Jet : 115. Setelan rasio untuk Esa pun tetap di bekali gigi yang sama.  1 (13/36), 2 (16/29), 3 (21/29), 4 (23/24).

Esa FN, tenaganya lembut dan mudah dibawa.
Esa FN, tenaganya lembut dan mudah dibawa.

 “Tenaga bawahnya lembut, jadi buka-tutup di tikungan gak liar. Power atasnya juga kuat. Makanya kalau ketemutrek oanjang paling seneng,” ucap pembalap Purbalingga ini. Bulan ini berapa piala yang dibawa pulang Sa?hehehe..bonusannya lumayan pokoknya. “Sekaligus memberi surprize istriku karena dia juga mendukung team ini lewat toko miliknya,” bangga pak Eko pada Mazea Hijab Store Berkah Benang Purbalingga milik istrinya yang ikut total support balap grasstrack.

Data modif :

Piston : Daytona 55,25mm

Kompresi : 13,7 (bensol)

Klep : 28(in)23(ex)

Noken as : Durasi 278°

Karbu : PWK 28mm

Pengapian : YZ125

CDI : VortexYZ125

Rasio : 1 (13/36), 2 (16/29), 3 (21/29), 4 (23/24)

Knalpot : Creampie CR1

Rangka : Kevin Frame Purbalingga

Penulis : Hafid