OtomotifZone.com-Bandung. Melihat kondisi track ajang Kejurda IMI Jabar Speed Offroad 2015 seri 2 mengingatkan kita kembali jaman gaung hebatnya speed offroad tahun 2005 silam, ini terlihat dari lintasan yang penuh dengan tantangan tinggi dan perlu skill mumpuni bagi para driver dan navigator.
“Mobil kenceng saja tidak bisa menjadi juara dilintasan ini, lintasan yang penuh debu, track variatif dengan handycap beragam membuat driver harus lebih hati-hati dan tidak asal bejek gas dalam-dalam, lintasan ini sengaja dibikin seperti tahun 2005 lalu, sirkuitnya tidak rata dan benar-benar offroad, tidak seperti sekarang yang lintasannya licin seperti aspal”, papar Heri Suren, dari Volcano Motorsport dan juga Ketua Harian Pengprov IMI Jabar.

Gelaran kejurda ini terbilang sangat sukses, baik dari sisi penyelenggaraan hingga kualitas track dan jumlah peserta lho, terbukti jumlahnya meningkat 110 persen lebih dari seri pertama dulu di Cirebon, hal tersebut diamininya,“Alhamdulillah jumlah peserta juga cukup signifikan dibanding seri pertama, ini sudah menyentuh 84 an pembalap, jika dibanding seri pertama, ini juga menjadi kebanggaan kami, peserta tidak hanya datang dari Jabar saja, tapi dari Banten, DKI dan Kalimantan, seperti Kejurnas saja kayaknya”, bangga Heri Suren disela-sela pembagian hadiah.
Lahirnya kejurda speed offroad dimana rencananya 3 seri ini karena banyaknya kritikan dan tantangan, dimana sebagian pengurus dibawah komando Rio Teguh berasal dari orang-orang roda 4 khususnya speed offroad, dan ini adalah jawaban dari sebuah tantangan selama ini.

“ini jawaban dari sebuah tantangan selama kami memangku amanat sebagai pengurus Pengprov IMI Jabar, memang baru terlaksana ditahun ke 3, namun hadirnya 3 seri kejurda IMI Jabar Speed Offroad adalah sebuah pembuktian dari kami, kami mampu dan sukses menggelarnya, semoga ini menjadi pertanda baik akan lahirnya kegiatan sejenis dengan kualitas yang tidak kalah dengan kejurnas”, tutup sang Ketua Harian diamini Otjand sang bendahara, dalam event kali ini menjadi pemimpin gelaran.

Sirkuit Bumi Kamarasan tempat gelaran Minggu kemaren (25/10) memang ajib tuh, untuk gelar kejurnas tidaklah berlebihan lho, akses sangat mudah dan penginapan dan kuliner perut dan mata juga tidak malah menariknya.
Pembuktian dengan kualitas makin menambah bobot, joss tuh….”deru debu“ menjadi thema seri 2…
Penulis : Edi Batrawan | Photo : Edi Batrawan

