Kian Santang Mengamuk di Bodisa

213
Dwi AW Dengan Matic 200cc Garapan Sandi Ikhsan Taufik

Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Kejuaraan drag bike yang diselenggarakan oleh Bodisa Motor Sport pada akhir pekan kemarin (11/4/2021) nampaknya menjadi ajang bulan-bulanan bagi Kian Santang. Bodisa yang menggelar hajat balapnya dengan tajuk, Kejuaraan Drag Bike Bodisa 201 Meter Seri 1 2021 tersebut, menjadi tempat peramukan bagi matic 200cc TU garapan Sandi Ikhsan Taufik.

Berlokasi di Sirkuit NP Lanud TNI-AU Cicangkal, Rumpin, Bogor – Jawa Barat menjadi lokasi amukan dahsyat dari matic 200cc fenomenal ini. Mengapa demikian? Pasalnya motor balapan mekanik dengan sapaan Andi ini merenggut secara paksa podium dari 1 hingga 4. Bersama bendera HRT Group Bos Muda Trans Papua.

Siapa pemimpin dari dalang amukan Kian Santang ini? Dia adalah Dwi AW pembalap asal Jogjakarta. Didampingi oleh rekan satu timnya yang lain, seperti Beng Beng di posisi kedua. Eza Yudha ketiga, dan Andri Setiawan di posisi keempat. Kian Santang mempin dengan catatan 07,311 detik.

dwi aw
Dwi AW Sang Eksekutor Matic 200cc Kian Santang

“Motornya sip mas. Engga ada masalah sama sekali. Udah nyaman juga aku sama ini. Di Pemula harusnya aku bisa sangat baik hasilnya tapi kurang fokus aku. Aku bilang ke A Andi di Open aku pasti pertama. Alhamdulillah mas hasilnya terwujud,” ujar Dwi AW langsung kepada Penulis.

Andi
Sandi Ikhsan Taufik, Atau Andi Nama Bekennya

Dari segi sang mekanik, Andi pun menyampaikan hal yang senada dengan pembalapnya. “Alhamdulillah hasilnya maksimal semua. Persiapan juga maksimal matang semua mas. Ini bawa 3 motor, Kian Santang, Injeksi, dan satu lagi yang biru. Ini sekalian mau coba yang Injeksi bagaimana. Pemula memang belum rezekinya, tapi selesai kelas Pemula Dwi bilang sama saya, kalau dia bakalan bisa pertama di Opennya. Terbukti mas Alhamdulillah,” Jelas Sandi Ikhsan Taufik selaku mekanik langsung kepada Penulis.

Dari hasil akhir Matic 200cc TU Open, mengapa tidak Kian Santang dapat mengamuk. Sebab hasilnya menunjukan bahwa begitu rapatnya catatan waktu diangka 7,3 detik. Beng Beng kedua denga 07,345 detik, Eza Yudha Ketiga 07,345 detik, Andri Setiawan 07,358 detik, dan terakhir kelima Asep Robot dari Erje Motoshop Ciwidey WBM dengan 07,376 detik.