OtomotifZone.com – Aceh. Sebanyak 150 peserta ikut ambil bagian dalam pelatihan quick rescue dan medis lapangan yang diadakan klub off-road Koetaraja Rescue. Kegiatan dipusatkan di CRU, Desa Serbajadi, Peunaron, Aceh Timur selama dua hari, Jumat-Sabtu (14-15/10).

Kegiatan pelatihan rescue off-road recovery dan medis lapangan ini baru pertama dilakukan di Aceh. Diikuti peserta dari Satgas SAR, TNI, POLRI, PMI, Mahasiswa, unsur Tagana Dinsos, BPDA, BPBD, Pemda Aceh Timur, Relawan RAPI, para komunitas off-road dari IOX dan Koetaraja Rescue.
Biar afdol dan menantang, lokasi pelaksanaan kegiatan langsung di daerah pergunungan dan medan off-road yang licin, apalagi usai diguyur hujan. Akibatnya, banyak kendaraan pejabat daerah dan peserta harus diangkut mobil off-road dan truk 4WD milik Basarnas. Jangan harap sepeda motor dan mobil biasa bisa lolos ke lokasi. Kondisi ini menjadi pelajaran pertama buat peserta. Tak terkecuali Bupati Aceh Timur yang juga seorang offroader hadir di sana.
Para instruktur senior dari Basarnas dan IOX chapter Aceh dalam praktek lapangan lebih mengutamakan cara-cara mengunakan tranportasi kendaraan, seperti melewati sungai deras dan dalam, serta bagaimana tehnik melepaskan kendaraan dengan medan lumpur, miring dan pengunaan alat recovery sebagai bantuan penyelamatan.
“Hal ini kami lakukan mengingat transportasi merupakan garda terdepan di medan bencana,” ungkap Musni Haffas, Ketua Koetaraja Rescue Aceh yang lebih akrab disapa Alex.
Dalam kegiatan ini Koetaraja Rescue menurunkan 4 unit Toyota Bundera termasuk 1 unit ambulance medis, 1 Toyota Hardtop dan truk 4WD dari Basarnas dan TNI sebagai dukungan logistik. “Kita harapkan saat terjadi bencana kesinergian antara semua pihak telah terbentuk. Kita harapkan tahun depan kita laksanakan dengan lokasi di Aceh Selatan,” tekad Alex.
Penulis: Noverry Darwin |Â Foto: Koetaraja Rescue



