OtomotifZone.com – Qatar. Sang juara dunia MotoGP 2016 Marc Marquez dari Repsol Honda Team mengakui berencana menggunakan ban hard pada Grand Prix Qatar kemarin. Namun setelah penundaan pada awal balapan dan mengurangi jumlah lap membuat Marquez beralih menggunakan ban medium.
Awal balapan yang manis bagi Marquez yang langsung melesat pada posisi depan dengan spektakuler, tak lama Marquez kembali turun posisi dan kehilangan kesempatan dalam persaingan meraih podium.
Niat awal untuk podium bahkan memenangkan balap dari sedikit keberuntungannya, namun apa boleh dikata ban pembalap nomor 93 ini tidak mencengkram pada saat pengereman. Alhasil pembalap Spanyol harus puas di posisi empat dan menatap ke depan untuk seri selanjutnya di Argentina.
“Saya menyadari bahwa saya berjuang sedikit di lintasan ini, tapi saya harus terus besikap positif, seperti yang kita ketahui bahwa jika semua sesuai harapan saya bisa berjuang untuk podium bahkan meraih kemenangan. Saya pikir kami bekerja baik selama akhir pekan, dan kami memiliki segala sesuatu yang jelas untuk hari ini. Rencana awal adalah menggunakan ban hard, namun semuanya menjadi kacau dengan hujan dan penundaan yang menimbulkan banyak keraguan. Akhirnya kami memutuskan untuk menggunakan ban medium yang bertujuan untuk mengurangi risiko crash, tapi ini menjadi kesalahan terbesar kami.
“Saya berjuang di depan sepanjang waktu, saya tidak dapat mengerem sacara maksimal setelah melewati beberapa putaran ban tidak berkerja secara maksimal. Saya terus mengalami masalah dalam akselerasi, namun kondisi motor saya rasa ada dalam keadaan baik. Tapi masalahnya ada pada pemilihan ban, sehingga saya tidak mendapatkan pengereman yang maksimal. Itu poin maksimal saya, jadi saya memutuskan menyelesaikan lomba sebaik mungkin dan Argentina akan menjadi race selanjutnya”, tambah Marquez.
Penulis: Budi Kurniawan | Photo: MotoGP




