BerandaRacing Roda 2Drag BikeMemori Kelam “Hantui” Jhonz Saat Bersama Kian Santang

Memori Kelam “Hantui” Jhonz Saat Bersama Kian Santang

Otomotifzone.com – Bandung. Bermain di kandang sendiri, Kian Santang tidak mau tampil kurang maksimal. Diisi oleh deretan pembalap TOP Nasional matic 200cc tune up hasil tangan Sandi Ikhsan Taufik sang Mekanik, membuat Kian Santang melaju beringas. Deretan pembalap TOP tersebut adalah Ayip Rosidi, Hendra Kecil, dan Jhonz Sakera.

Bagi sang penunggang asli, Ayip Rosidi sudah buktikan penampilan maksimalnya, dirinya berhasil catat waktu 07,384 detik. Disusul oleh rekan satu motornya Hendra Kecil asal Magelang mampu berada di atasnya dengan waktu 07,372 detik. Sedikit ada celah masuk dari Yudha bersama matic 200cc garapan WBM, namun penampilan Jhonz Sakera buktikan dirinya lah yang berikan hasil akhir terbaik.

Pembalap asal Jawa Tengah ini lepas start dengan baik serta mampu mengendalikan Kian Santang hingga masuk ke garis finish. Jhonz sukses mebawa dirinya dan Kian Santang di tangga tertinggi podium Drag Bike 201 Meter West Java yang bertempat di Sirkuit Brigif 15 Kujang II Cimahi, Bandung – Jawa Barat (27/3/2021).

Jhonz Sakera 45

“Motor ini istimewa banget mas, beda dengan yang biasa aku bawa juga. Aku baru 2 kali bawa ini, perdana di Cicangkal tempo lalu. Motor ini buat si pembalap nyaman banget, dari posisi, kaki-kakinya juga. Untuk mesin juga, di bawahnya lembut engga galak, tapi tengah ke atasnya isi terus mas,” terang bangga Jhoz langsung kepada Penulis.

Tentunya dibalik itu semua dibutuhkan tenaga ekstra serta pengalaman lebih untuk mampu jawarai kelas ini. pembalap bernomor keramat 45 ini harus menaklukan aspal Sirkuit Brigif. Di mana diketahui bahwasanya pada bagian start memiliki kendala aspal licin. Serta pembalap harus pintar memilih jalur selepas start agar tidak tertahan waktu yang banyak, menguras tenaga sang mesin. Terlebih ada memori kelam dari Papa Jhonz.

“Engga mudah juga ya mas, di sini aku lawan rasa trauma aku soalnya aku pernah jatuh dan sampai sekarang pun bekasnya ada. Untuk takut si engga soalnya di sini bukan 1-2 kali balapnya, tapi sekitar 4 kali. Terus untuk bawa motornya pada bagian start aku engga langsung lepas aja tapi agak dilembutin bawanya dan pilih trek yang engga banyak minusnya,” jelas Jhonz menutup pembicaraan.

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot