BerandaNewsMinim Sirkuit Jadi Pemicu, IMI Kab. Berau Dukung Gerakan Stop Balap Liar

Minim Sirkuit Jadi Pemicu, IMI Kab. Berau Dukung Gerakan Stop Balap Liar

OtomotifZone.com – Berau, Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Kalimantan Timur kembali menyuarakan himbauan keras untuk menghentikan aktivitas balap liar yang semakin marak terjadi di sejumlah daerah, khususnya menjelang bulan suci Ramadan. Himbauan tersebut mendapat dukungan penuh dari Ketua Pengcab IMI Kabupaten Berau, Noviar Ridwan.

Pria yang akrab disapa Nofear itu menegaskan pihaknya menyambut positif langkah tegas IMI Kalimantan Timur dalam menekan aksi balap liar yang dinilai semakin meresahkan masyarakat, terutama di wilayah Kabupaten Berau.

“Kita menyambut positif himbauan stop balap liar di Berau. Memang kita tidak bisa pungkiri banyak balap liar terjadi terutama saat bulan puasa. Semua karena sarana dan prasarana yang minim di Berau,” ujar Noviar Ridwan kepada tim redaksi.

Menurutnya, fenomena balap liar tidak sepenuhnya muncul tanpa sebab. Minimnya fasilitas dan tidak tersedianya sirkuit resmi menjadi faktor utama para penghobi balap menyalurkan hobi mereka di jalan umum yang tentunya membahayakan.

Saat ini, Kabupaten Berau belum memiliki sirkuit permanen sebagai wadah pembinaan pembalap maupun pecinta otomotif. Para pembalap yang ingin mengikuti kegiatan resmi bahkan harus menuju Sirkuit Kalan di Samarinda dengan jarak sekitar 528 kilometer atau kurang lebih 14 jam perjalanan darat dari Berau.

Kondisi tersebut dinilai menjadi perhatian serius, karena balap liar tidak hanya mengganggu ketertiban masyarakat, tetapi juga berisiko tinggi terhadap keselamatan pelaku maupun pengguna jalan lainnya. Peran pemerintah daerah pun dianggap sangat penting dalam menghadirkan solusi jangka panjang melalui pembangunan sarana olahraga otomotif.

Lebih lanjut, Nofear menegaskan bahwa IMI Pengcab Berau siap bersinergi dengan aparat keamanan dan masyarakat dalam menindaklanjuti laporan aktivitas balap liar sesuai arahan IMI Provinsi Kalimantan Timur.

“Seperti himbauan dari IMI Provinsi Kalimantan Timur, kita bekerjasama dengan aparat setempat dan warga sekitar. Bila mana ada balap liar, kita akan tindak lanjuti sesuai arahan yang sudah diberikan,” jelasnya.

Dalam surat resmi yang telah diterbitkan, IMI juga menegaskan adanya sejumlah poin sanksi bagi pelaku balap liar. Sanksi tersebut akan diberlakukan melalui koordinasi antara IMI Kabupaten Berau dan IMI Provinsi Kalimantan Timur sebagai langkah pembinaan sekaligus pencegahan agar aktivitas balap ilegal tidak terus berulang.

Langkah tegas ini diharapkan mampu menciptakan situasi yang lebih aman selama bulan Ramadan sekaligus menjadi dorongan bagi hadirnya fasilitas balap resmi di daerah, sehingga bakat otomotif generasi muda dapat tersalurkan secara positif dan profesional.

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot