Otomotifzone.com – TANGERANG SELATAN. Kelas primadona yang ada di Jabodetabek, khususnya di Bodisa Motor Sport, yaitu kelas Matic 130cc Frame Standar segera akan bertransformasi regulasi dalam event mendatangnya.
Event balap selanjutnya itu akan berlangsung di bulan Agustus mendatang. Serta pasukan matic 130cc FS, akan berubah menjadi spek tune up dalam pagelarannya nanti. Sungguh nantinya akan menjadi kelas lama dengan inovasi dan nuansa terbaru.
Sebab kelas ini selalu menampilkan persaingan yang amat begitu sengit, dengan kata lain kelas cc mini ini menjadi kelas andalan dan primadona. Karena tidak sedikit pembalap ternama juga bersaing cukup sulit, dalam perebutan juara di kelas tersebut yang berlangsung di balapan.
Salah satu nama tenar yang ada di dalamnya, serta menggeluti di kelas tersebut. Dugong tidak mau ketinggalan, dan tak mau tahta juara yang telah diukirnya berpindah tangan pada perhelatan balap mendatang.
Sejak beberapa waktu, sekitar 1-2 bulan sebelum waktu balapan tiba, Ridwan selaku mekanik dari bengkel Dugong, telah mempersiapkan segala jenis usahanya untuk menyambut agenda balap Bodisa. Kali ini salah satu motor 130cc frame standar tersebut, milik dari Thong Speed.

Sangat mengejutkannya adalah motor garapan bengkel rumahan Ridwan, bisa menembus catatan waktu 8,5 detik. Sungguh-sungguh di luar nalar dari jalur yang ada. Karena selama pagelaran kelas matic 130 belum ada torehan waktu demikian. Terlebih setelah ditelisik masih menggunakan regulasi lama.
“Motor ini masih menggunaka spek lama di standar. Karena masih mau coba maksimalin. Perubahan sekarang di Noken As lift lebih tinggi. Dan bahan bakar coba di VP. Hasilnya Alhamdulillah, meski masih harus adaptasi dengan Pembalap biar bisa memahami karakter motor. Motor ini jadinya lebih liar dan galak lagi,” buka Ridwan selaku mekanik Mickey sebutan motor matic 130cc Thong Speed.
“Alasan lain pakai regulasi ini juga, biar prepare engga dari 0 banget dan kelamaan. Jadinya maksimalin pakai yang ada. Tentunya kalo liat regulasi Tune Up timenya pasti lebih tajam, jadinya ini modal awal kita ke depannya kalo mau rubah ke tune up,” lanjutnya kembali kepada Penulis.

Pembalap yang mengiktui jejak matic 130 dan motor garapan Ridwan, Tia Bocil membenarkan dan membeberkan dari perubahan motor 130 yang dirasakan uji coba.
“Motor berubah banget jadinya. Lebih galak dari bawah, tapi ke atasnya tetap isi dibandingkan sebelum-sebelumnya, atau motor yang pernah Saya bawa yang ada turunnya, ini enggak ada,” terang #17 kepada Otomotif Zone.

