Beranda Internasional MotoGP MotoGP Valencia: Bagnaia Alami Akhir Pekan Berat, Start Buruk Dipicu Masalah Bahan...

MotoGP Valencia: Bagnaia Alami Akhir Pekan Berat, Start Buruk Dipicu Masalah Bahan Bakar

0
209
pecco bagnaia
Pecco Bagnaia #1 - Rider MotoGP Ducati Lenovo

OtomotifZone.com – Jakarta, Menjelang gelaran utama MotoGP Valencia 2025, sorotan publik kembali tertuju pada Francesco Bagnaia. Pebalap Ducati Lenovo itu tampil di luar ekspektasi setelah gagal masuk barisan depan baik pada sesi kualifikasi maupun Sprint Race. Hasil ini memunculkan tanda tanya besar di kalangan penggemar MotoGP di seluruh dunia.

Pada sesi kualifikasi, Bagnaia harus puas start dari posisi ke-16. Performa kurang maksimal itu berlanjut saat Sprint Race, di mana juara dunia tiga kali tersebut hanya mampu finis di posisi ke-14. Hasil yang jauh dari standar sang pebalap, mengingat rekam jejaknya yang biasanya kompetitif di setiap seri.

Usut punya usut, Bagnaia mengungkapkan bahwa masalah terjadi bukan karena performa mesin atau kendala teknis berat, melainkan akibat kesalahan fatal saat kualifikasi. Ia mengaku kehabisan bahan bakar pada upaya kedua, sehingga tak mampu mencatatkan waktu terbaiknya.

“Lalu, di sesi kualifikasi, saya memulai dengan cara yang tidak fantastis, tetapi di percobaan kedua saya kehabisan bahan bakar. Jadi, semua orang bisa membuat kesalahan: Saya membuat kesalahan, tim bisa membuat kesalahan, itu normal, itu bagian dari pekerjaan. Jadi, itu bisa terjadi,” ujar Bagnaia dikutip dari Crash.

Sirkuit Ricardo Tormo sendiri merupakan trek yang sangat teknis dan dikenal sulit untuk melakukan aksi salip. Dengan karakter sirkuit yang sempit dan berirama cepat, start dari posisi belakang menjadi tantangan berat bagi siapa pun, termasuk Bagnaia.

“Lalu, memulai dari posisi ke-16 di trek seperti ini yang sulit untuk disalip – jika Anda ingin menyalip, Anda akan terjatuh atau terjadi kontak, jadi itu sangat sulit,” tutup Bagnaia.

Meski mengalami akhir pekan yang berat, para penggemar tetap berharap akan keajaiban pada race day, Minggu (16/11). Dengan tekanan tinggi dan motivasi besar untuk menutup musim dengan hasil terbaik, Bagnaia berpotensi memberikan kejutan.

Balapan masih menyisakan banyak kemungkinan. Semua mata kini tertuju pada aksi Bagnaia—apakah ia mampu bangkit dari posisi belakang dan kembali ke barisan depan? Kita nantikan kabar selanjutnya.