OtomotifZone.com-Subang. Dia bukan pembalap seeded dikelas para raja MP1 dan MP2, namun torehan prestasi menaklukan dikaret bundar di sirkuit kota Nanas menjadi fenomenal dan hampir terlupakan oleh uforia kemenangan.
Justru Mario SA pebalap Sidrap Honda Daya Kyt Nissin Irc Trijaya team asal Bandung mencetak dobel winner, sebagai juara MP3 juga sebagai jawara dalam memecahkan record waktu tercepat, dan ini diciptakan justru saat race final, bukan disesi practice maupun Qualifying.

Pembalap nomer start 96 ini memberikan bukti kehandalan Ban produk PT Gajah Tunggal Tbk dengan hasil mencengangkan, 56.980 detik, mampu ditorehkan sang jawara diajang Kejurnas MotorPrix region 2 2017 putaran 2 yang digelar di Sirkuit Gery mang Subang, Minggu, 30 April 2017 kemaren, sementara para pembalap kelas raja sekalipun hanya mampu bermain diangka 57.073 detik di MP1 dan 58.142 dikelas MP2.



Hasil mencengankan IRC Fasti 1 Ini adalah sebuah pembuktian dari sekian gelaran MotorPrix yang digelar beberapa region, baik region 1, 2, 4 dan 5 dimana kesemuanya digelar sirkuit dadakan, hasil ini sekaligus mengikis nada sinis nan miring dengan kalimat akh kan belum teruji disirkuit permanen, Subang menjadi sebuah pembuktian, dimana Subang menjadi ajang pertama kalinya MotorPrix digelar disirkuit permanen dengan hasil super mengagetkan.
“Dengan materi ‘daleman’ menggunakan meterial Aramyd, kami yakin ban IRC FASTI 1 bisa digeber secara maksimal meski dengan kondisi extreeme aspal menyentuh suhu 67 derajat”, papar Dodi Yanto, kreator from Ciledug dibalik manggungnya pembalap top Indonesia

Istilah hanya menang jeritan dan teriakan, justru IRC Fasti 1 dengan karakter slick memberi raungan lembut diawal, semakin panas semakin lengket, cengkeraman semakin kuat dan menggigit hingga akhir permainan penuh ‘gairah’.
Masih mengandalkan jeritan tapi hanya kuat sesaat..??? pilih yang fasti, dijamin makin menggigit.
Penulis : Edi Batrawan | photo : Edi Batrawan

