Beranda blog Halaman 1081

DB Bodisa Seri 3: Duet Vano Mahendra Dan Ronny Chaplin Buat Jupie 130cc Takens Kuasai Podium Tertinggi

0
Duet Takens H. Lutfi PRK Creampie

OtomotifZone.com – Tangerang Selatan. Pada penyelenggaraan drag bike 201 meter besutan Bodisa Motor Sport di Sirkuit Non Permanen Lanud TNI-AU Cicangkal, Rumpin, Bogor, Jawa Barat akhir pekan lalu (2-3/1/2021) sepertinya menjadi awalan baik bagi pasukan team Takens H. Lutfi. Salah satunya ialah di kelas kawanan Jupie 130cc.

Bebek 4T 130cc Tune Up milik Takens H. Lutfi tidak tersentuh sama sekali keberadaannya di klasemen teratas deretan juara. Menduetkan pembalap Open dan Pemula yang sudah tidak diragukan lagi kemampuannya, Ronny Chaplin dan juga Vano Mahendra jupie 130cc mampu bertengger di pucuk hingga akhir laga usai.

Dek Vano
Dek Vano

Dek Vano sapaan beken Vano Mahendra mampu tampil sangat baik diantara pesaingnya yang lain, Vano berhasil mencatatkan waktu 08,170 di kelas Bebek 4T 130cc Tune Up Pemula. Diikuti jauh oleh pesaing di belakangnya Topik Maulana yang hanya mampu mencapai waktu 08,276 detik dan juga bocah ajaib Rangga Lawe dengan waktu 08,358 detik.

“Ini motor baru mas dari Takens, sebenarnya sama saja tapi baru di bagian mesin. Yang kemarin bermain di sini juga jebol. Sekarang jadi crankcase, seher, dan sebagainya baru. Aku terima jadi soalnya lagi di Jakarta juga ini settingan mas Ronny. Tapi aku sama dia udah saling paham karakternya. Balap kali ini berat mas, berat di time, sirkuitnya juga masih terkendala pasir,” terang Dek Vano langsung kepada Penulis.

Ronny Chaplin
Ronny Chaplin 29

Pada kelas bebek 130cc tune up open, Ronny Chaplin harus bekerja ekstra. Pasalnya dirinya harus tampil lebih keras sebab ada banyak nama-nama pesaingnya yang tidak bisa dianggap ringan. Ada Agung Benggol, Hendra Kecil, Eza Yudha, dan masih banyak lagi. Berkat hasil jerih payahnya Ronny mampu bertengger diurutan teratas dengan catatan 08,037 detik ditempel ketat oleh Hendra Kecil dengan catatan 08,063 detik.

“Iya mas motor baru ini, Alhamdulillah langsung podium terhormat. Terakhir balap gass tipis lalu di sini motor jebol seher crackcasenya. Pastinya setelah repair ada perubahan sedikit sedangkan ini motor baru rayen banget kemarin mas. Masih kurang di top speednya aja mas,” tandasnya langsung kepada otomotifzone.

DB Bodisa Seri 3: Topik Maulana Tak Tergoyahkan Di 2 Kelas Ninja Standard Sekaligus

0
Topik Maulana

OtomotifZone.com – Tangerang Selatan. Topik Maulana pembalap pemula asal Kota Tangerang Selatan, Banten yang mengawali karirnya serta besar berkembang sebagai pembalap di team Bayu Bangun Persada. Pada karapan drag bike yang dilangsungkan pada Sirkuit Non Permanen Lanud TNI-AU Cicangkal, Rumpin, Bogor, Jawa Barat pekan lalu (2-3/1/2021) dari Bodisa Motor Sport tampil on fire.

Topik yang mengawali musim balap 2021 tampil menggebu-gebu salah satunya di kelas Sport 2T 155cc Frame Standar Open dan Pemula. Pembalap didikan TYL Racing ini berhasil menjuarai kelas ninja standard 2 sekaligus, bersama team Takens H. Lutfi TYL Racing.

Pada kelas Open dirinya mampu menekuk sang guru Ilham Unyil di mana yang menjadi tandem joinan pada motor yang ditungganginya, garapan mekaniknya Yahya TYL Racing. Topik di kelas Open berhasil mencatatkan waktu 07,290 detik selesih 00,007 detik dari sang guru. Serta mampu mengatasi trek semi basah di Pemula dengan catatan 07,216 detik.

Topik Maulana
Topik Maulana (Kiri) dan Ilham Unyil (Kanan)

“Alhamdulillah race kemarin Open saya tidak sangka bisa podium 1, senang pasti mas tapi tetap Ilham guru buatku nomor 1 mungkin kemarin hanya bonus aku. Motor pak H. Lutfi Takens ini juga berbeda dari garapan biasa TYL. Ini lebih lembut di bawah mas stabil, motor biasanya kuat untuk tenaga bawahnya, untuk atasnya sama seperti yang lain,” tuturnya langsung.

Topik Maulana
Topik Maulana dan Team

Tidak bisa dianggap sebelah mata penampilan dari Topik Maulana pada balapan akhir pekan kemarin. Di mana sejatinya hanya bernotaben sebagai Pemula, namun dirinya mampu tampil membuktikannya. Sekaligus dengan 2 kelas langsung dengan catatan waktu yang stabil dan juga dengan kondisi yang berbeda.

“Untuk race pemula cukup sulit karena habis hujan tapi sulit bukan berarti tidak mungkin. Aku berdo’a semoga race pemula bisa stabil seperti kelas Open. Intinya aku percaya diriku sendiri semangat itu kunci aku. Race sendiri lumayan tidak berat dan tidak mudah. Tapi hasilnya Alhamdulillah, rasanya senang di awal tahun ini balapanku membaik semoga tahun ini balapan aku stabil dan konsisten dan ditambah semangatku,” tutup dirinya kepada otomotifzone.

DB Bodisa Seri 3: Wiwi Mungils Awali Tahun Bungkus Semua Gelar Juara Di Kelasnya

0
Wiwi Mungils #21

OtomotifZone.com – Tangerang Selatan. Karapan drag bike yang diselenggarakan oleh event organizer racing asal Kota Tangerang Selatan, Banten besutan Haji Asep Bahrudin telah usai diadakan (2-3/1/2021). Balapan kali ini sudah memasuki seri yang ke-3 dengan total 4 seri dalam tajuknya New Normal Drag Bike 201 Meter. Serta diadakan pada Sirkuit Non Permanen Lanud TNI-AU Cicangkal, Rumpin, Bogor, Jawa Barat.

Event balapan perdana yang berlangsung pada awal tahun 2021 ini juga mengawali perjalanan para pembalap untuk mengarungi tahun ini. Untu mengintropeksi perjalanan sebelumnya di 2020. Seperti Srikandi dari Wahana Baru Motor Bandung, pimpinan dari Popo yang memulai awal musim 2021 dengan torehan hasil yang cukup memukau.

Wiwi Mungils pembalap wanita asal Cikarang, Jawa Barat mampu menyabet gelar 2 juara sekaligus pada event drag bike pekan lalu. Wiwi yang baru saja merayakan ulang tahunnya pasca tahun baru pun berhasil menduduki podium tertinggi Matic 200cc Tune Up Pemula dan juga Matic 200cc Wanita.

Wiwi
Aksi Wiwi Mungils Di Kelas Matic 200cc Tune Up Pemula

“Balap tadi benar-benar main loss untuk pemanasan 2021. Cuma masih kesalahan a di matic wanita kayak biasa RTnya gede, pas di 2 kali motornya naik pengen atraksi tapi engga sangka masih masuk posisi ke 1. Tapi tetep berusaha main loss di wanita,” jelas pembalap kesayangan Coq dan Poppy Kawahara Racing.

Tidak ada yang menyangka untuk 2 gelar juara matic 200cc ini baik di Pemula dan juga Wanita. Pasalnya untuk kelas Pemula Wiwi mampu menjadi pemimpin untuk para kaum Adam, Wiwi mampu menjadi pemimpin setelah berhasil mencetak waktu 07,427 detik.

Sama seperti kelas Matic 200cc Pemula, di kelas Matic 200cc Wanita mengejutkan untuk dapat menaiki tangga podium pertama. Pasalnya selepas menembak lampu start milik DN Timing System asal Semarang – Jawa Tengah. Papan waktu menunjukan reaksi Wiwi ketika memilih jalan di angka yang cukup besar lebih dari 100, serta saat awalan jalan akan mengalami atraksi. Tetapi berkat pengalaman dan bermain tenang lady dragster bernomor 21 ini mampu mengatasinya.

Wiwi
Aksi Wiwi Mungils Di Kelas Matic 200cc Tune Up Wanita

“Kalo wanita masih mencoba main loss a seperti pemula, tapi masih kebesaran terus RTnya. Ditambah pas gass 2 kali stending a motornya. Kemarin pede aja dulu pikirannya, hadiah ulang tahun kali a dari Zaenab,” lanjut dirinya kepada Penulis.

Memulai tahun 2021 dengan hasil positif Wiwi juga berharap ingin lebih fokus ke balap dan diri sendiri, “Tahun ini berbeda banget dari tahun sebelumnya. Apalagi ini 2021 tahunnya aku 21. Aku gapunya target berlebihan takut engga sesuai harapan. Pengen lebih baik aja dari tahun sebelumnya, biar engga ngecewain para sponsor dan bos aku,” tandasnya langsung kepada otomotifzone.

Pol Espargaro Menangis Bersama Repsol Honda

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Hal yang tidak disangka sangka, Pol Espargaro tidak bisa berkata kata. Ya, ini karena ulah pasukan Repsol Honda yang datang di kediaman pebalap dengan nomor start 44. Kejadian ini terjadi setelah Pol Espargaro melakukan latihan fisik untuk menjaga performanya selama libur balap.

Kegiatan selama libur balap Pol Espargaro adalah menjaga fisik. Kala itu dirinya bersama anjing peliharaannya berkeliling sekitar kediaman untuk jogging. Dan saat sampai di rumah hal yang tidak terduga terjadi. Di depan halaman sudah ada motor RC213V yang sudah terbalut warna dan corak dari tim Repsol Honda. Selain itu ada angka 44 pada bagian depannya.

Repsol Honda

” Aku akan menangis. Wow. Aku tidak pernah menyangka, ini gila… Aku ingin menyimpannya di sini selamanya. Angka [44] tampak hebat. Saya bekerja sangat keras untuk melihat angka ini di sini. Luar biasa. Motor ini, dengan warnanya, selalu menjadi saingan utama,” ujar Pol Espargaro dikutip dari Crash.

Memang tahun 2021 ini Pol Espargaro akan berduet dengan Marc Marquez di tim Repsol Honda. Pol Espargaro akan menggantikan Alex Marquez yang tahun 2020 berada di tim tersebut. Dan kejadian ini dan momen 2021 ini sudah dia nantikan selama dia berkarir.

Pol Espagarow

” Saya sering memimpikan momen ini. Untuk memakai warna-warna ini dan memiliki motor ini di sisi saya. Saya mungkin akan tidur memakai ini, hari ini!. Tanpa ragu, saya akan selalu mengingat momen ini,” tutup Pol Espargaro.

Setelah mendapatkan kejutan ini, Pol Espargaro memutari motor untuk memandang kuda pacu yang akan digunakan dirinya di kompetisi MotoGP 2021. Setelah itu dirinya menunggangi motor tersebut. Selain itu dirinya juga langsung mengganti pakaiannya dengan seragam Repsol Honda.

Kita tunggu saja aksi Pol Espargaro di MotoGP 2021. Tunggu update berita selanjutnya hanya di Otomotifzone.com

Sumber : Crash dan MotoGP

Arie Octane Jual Bebek Goreng Harga Gelap!!!!

0

OtomotifZone.com – Bandung. Gila demam bebek goreng membius semua kalangan. Terutama pebalap senior Jawa Barat, Arie Ocktane. Dirinya juga memiliki beberapa motor F1ZR dan akan menjual salah satu motor kesayangan tersebut. Akan tetapi ada syarat bagi yang ingin memiliki motor koleksi Arie Ocktane. Kalian harus membayar dengan harga yang gelap.

Beberapa waktu lalu Otomotifzone berbincang dengan Arie Ocktane mengenai motor F1ZR milikinya yang akan dijual. Jenis F1ZR yang dijual adalah motor tahun 2003. Dengan jenis F1ZR Malboro edition. Memang jenis seri ini tergolong mahal. Terlebih milik Arie Ocktane masih terbungkus plastik alias dari baru tidak dipergunakan. Dan pebalap berkacamata itu memberi jaminan. Harga fantastis diberikan diangka 40 juta an.

” Tetapi motor jaminan sama seperti keluar dari dealer Yamaha. ALL NEW gaeeeesss….!!! Ada yg tidak baru(ori) 1 baud pun yg nempel ataupun part yg lain silahkan kami beri 1 unit gratis,” ujar Arie Ocktane kepada Otomotifzone.

Dirinya juga siap untuk membongkar semua bila pembeli ingin mengecek motor tersebut. Untuk surat surat tenang saja. Motor ini lengkap dan taat dengan pajak. Dan kemarin (4/1/2021) motor tersebut laku terjual. Motor yang tergolong istimewa itu dipinang oleh orang dari Jakarta.

Gila bukan harga tinggi untuk motor dengan jaman dulu masih laku. Memang motor bebek goreng bagaikan berlian yang terpendam. Kalian punya motor bebek goreng di rumah? Tunjukan pesonanya dan rasakan sensasinya bagi yang belum memiliki.

KRP100 Toko Perlengkapan Pilihan Ngetril Di Lampung

0

OtomotifZone.com – Lampung. Beralamat di Kebun Tebu, Liwa, Lampung, Toko perlengkapan balap milik Diky Karapan ini serius di tekuni berdagang usai pensiun balap. Fokus di jenis off road roda dua KRP100 kini cukup menjadi pilihan di Lampung dan sekitarnya.

Apalagi pergerakan balap di Lampung mulai menggeliat lagi saat ini. Para pembalap juga sering membutuhkan sparepart khusus yang kadang di toko onderdil biasa tidak dijumpai.  Juga alternatif dari pada menunggu kiriman dari luar kota yang lumayan untuk menunggu kiriman.

” Kalo untuk yang order sebenarnya tidak melulu dari pembalap/team grasstrack sih mas… Banyak juga dari yang hobby adventure dan modif harian juga. Bahkan bisa dibilang paling untuk pembalap/team grasstrack yang order hanya 30-40%,” jelas Diky Karapan yang identik dengan nomer balap 100 ketika di sirkuit.

Nggak hanya Lampung saja, luar pulau juga ready di wilayah Sumatera. Karena ada lapak Online juga KRP100. Limbah Spesial Engine, perlengkapan balap, sparepart balap ready.

KRP100
Kebun Tebu, Liwa, Lampung
+62 813-6871-8347

Penulis : Hafid | Foto : Diky

Akankah Marc Marquez Dapat Kembali Bersaing di MotoGP Musim 2021?

0

OtomotifZone.com – Bandung. Akankah Marc Marquez dapat kembali bersaing di MotoGP musim 2021 setelah melakukan operasi yang ketiga kali pada awal Desember tahun lalu, akibat patah lengan kanan agar bisa meraih lagi gelar juara dunia yang tahun kemarin di rebut oleh Joan Mir.

Seperti di ketahui jika Joan Mir, rider tim Suzuki Ecstar berhasil merengkuh titel juara dunia tanpa adanya Marc Marquez, yang harus absen sekitar enam bulan lamanya atau full seri MotoGP 2020 saat mengalami insiden di sirkuit Jerez, Spanyol, 19 Juli 2020 lalu.

Jika balapan lagi, Marc Marquez tentu harus mewaspadai para pesaing anyar termasuk pembalap muda pendatang baru di musim kali ini. Dan tidak hanya itu, kandidat lain seperti Fabio Quartararo, Joan Mir, Franco Morbidelli, Alex Rins, Maverick Vinales dan rider lainnya tetap bakal jadi ‘batu sandungan’ baginya.

Namun proses pemulihan kondisi yang harus dilaluinya pasca operasi ketiga diperkirakan perlu waktu lumayan lama, dan kemungkinan besar pembalap Spanyol ini tidak akan ikut balapan di seri perdana yang akan bergulir di sirkuit Losail, Qatar, 28 Maret mendatang.

marquez
Akankah Marc Marquez dapat kembali bersaing di MotoGP 2021

Melihat hal ini Davide Brivio pun merasa jika Marc Marquez akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk bisa kembali fit dan bersaing lagi. “Tahun lalu kami telah menemukan pembalap generasi muda yang kuat. Ada Joan, Morbidelli, Quartararo, Alex,” ujar pria yang saat ini menjabat sebagai manajer tim Suzuki Ecstar ini seperti dilansir dari laman Speedweek.

“Mungkin dia akan memenangkan semua balapan lagi, tapi dia juga akan menemukan lawan baru yang belum dia ketahui karena tidak bersaing dengan mereka di tahun lalu. Dia harus mengenal mereka lebih baik dan orang-orang ini tentu akan bekerja lebih keras selama musim dingin untuk bisa menantangnya di musim mendatang. Ini pasti akan sangat mengasyikkan dan menarik,” tukas Brivio.

Kita lihat saja nanti, apakah Marc Marquez bisa lebih cepat pulih dan bisa turut berlaga di seri pertama musim 2021 ini atau kembali akan ada kejutan lagi dari pembalap lain yang bakal merebut gelar juara dunia kali ini?

Penulis : Obeth | Sumber : Speedweek | Foto : Speedweek

Klasemen Sementara New Normal Drag Bike Bodisa 201 Meter Seri 3

0
New Normal Drag Bike 201 Meter Bodisa Seri 3

Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Perheletan bergengsi yang diadakan oleh Bodisa Motor Sport dalam tajuk balapnya New Normal Drag Bike 201 Meter Bodisa, yang akan melakukan 4 berseri balapan dan pada akhir pekan kemarin baru saja menyelesaikan balapannya di seri 3 (2-3/1/2021).

Bertempat di Sirkuit Non Permanen Lanud TNI-AU Cicangkal, Rumpin, Bogor, Jawa Barat. Nampaknya persaingan semakin ketat dan sengit, pasalnya para pembalap bersaing ketat untuk mengumpulkan pundi-pundi point agar point yang mereka miliki saat itu bertambah serta dapat memperbaiki posisi di klasemennya baik Open dan juga Pemula.

Seri 3 yang berlangsung dengan total 529 starter menghasilkan torehan point yang variatif sehingga membuat kedudukan pembalap dramatis, berikut klasemen sementara yang dapat otomotifzone rangkum.

bodisa
bodisa
bodisa
bodisa
bodisa
bodisa

Harga Bebek Goreng Lebih Mahal Dari Lele

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Gila harga bebek goring mulai menanjak. Sedangkan harga Lele mulai menurun. Ya kali ini OtomotifZone bukan berbicara kuliner. Melainkan tetap membahas dunia otomotif di Indonesia. Istilah kedua ini menuju kepada dua jenis sepeda motor yang ada di Indonesia.

Bebek Goreng merupakan julukan kental untuk motor 2 T berbasic Bebek. Sedangkan Lele untuk jenis motor Matic yaitu Nouvo Lele. Kali ini OtomotifZone mau bahas mengenai pasaran jual motor tahun dulu yang masih berbasic mesin karburator.

nouvo
Foto : Istimewa

Kita tau, sekarang dunia otomotif sudah menginjak masa modern. Yang mana kendaraan jaman sekarang sudah memiliki spesifikasi dengan system injeksi. Tapi motor motor jaman sekarang bisa dibilang kalah harga kalau sama dua motor ini.

f1zr

Ya, bebek goreng sedang banyak dikagumi masyarakat Indonesia. Dari anak muda sampai orang dewasa. Harganya tidak usah ditanya. Sedang naik daun jadi harga bisa bombastis. Tapi kalau bicara Nouvo Lele, motor produkan Yamaha ini sempat naik daun dua tahun terakhir. Namun kalau bicara harga masih kalah dengan Bebek Goreng.

Kita ambil contoh Motor F1ZR yang sedang ramai digandrungi oleh para masyarakat. Pada salah satu situs jual beli, motor F1ZR menyentuh harga 35 juta. Padahal motor ini adalah motor Second atau bekas. Dan belum lama penulis mendapatkan kabar kalau ada juga pebalap Indonesia yang menjual koleksi motor F1ZR nya dengan harga 40 jutaan.

nouvo

Lalu kita bicara Nouvo Lele. Motor ini sempat digandrungi para anak muda juga. Terlebih dari tampilan yang unik, menjadi daya tarik anak muda. Kalau bicara harga second untuk motor ini, harganya mulai turun dari tahun sebelumnya. Pada salah satu situs jual beli Online, ada yang jual dengan harga 20 juta.

Ternyata pasaran dua motor ini masih tinggi. Dan bisa dibilang ini motor tahun tua. Tapi harga bekasnya atau harga secondnya hampir menyamai dengan motor baru jaman sekarang. Tertarik untuk memilikinya? Untuk perawatan tidak usah khawatir karena beberapa bengkel masih stok sperpart kedua motor tersebut.

Untuk info lengkap berita terupdate, pantengin beritanya hanya di OtomotifZone.com.

Masih Penasaran, RX King Ananta Hira 41 Sabet Dua Juara

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Niat hati ingin jajal mesin dengan spesifikasi baru, pasukan Ananta Hira 41 malah sabet dua gelar juara di D Event (3/1/21) di Sirkuit Internasional Karting Sentul, Bogor. Tim yang dikomandoi oleh Kukuh selaku owner ini berniat menjajal mesin yang baru di upgrade di bengkel mereka, Tekno Tunner. Tapi sang komandan masih belum puas alias penasaran dengan mesin ini, kenapa?

Ya dua gelar juara memang didapat. Motor RX King yang memiliki basic 135 cc Chamber ini dimainkan di dua kelas. Yaitu di kelas Chamber dan kelas sport 2 T 150. Dan di dua kelas ini motor ini mampu meraih gelar Juara 5 di kelas Chamber dan malah juara pertama di kelas Sport 2 tak 150. Namun sang owner merasa belum puas.

” Sayang mas di kelas Chamber rider crash karena hujan mas. Tapi di kelas Sport kita bisa juara 1. Meski crash kita bisa juara 5 di kelas Chamber. Perbedaan dari mesin tahun lalu jauh mas mesin kali ini lebih joss,” ujar sang Owner langsung kepada Otomotifzone.

Lanjutnya,” Kita masih penasaran dengan mesin karena main hujan ya. Kita belum lihat ketika tidak hujan saat race. Next kita akan coba lagi untuk melihat kemampuan mesin saat tidak hujan. Dan kita masih akan riset lagi sampai titik puas pebalapnya,”

Motor ini sendiri memang ditunggangi Reynaldi Pradana. Yang mana pada tahun 2020 motor ini mampu buat geger karena belum pernah lepas dari podium selama mengaspal di Sentul. Lalu kira kira apakah motor ini mampu menjadi raja di kelasnya pada tahun 2021? Kita tunggu saja kabar selanjutnya hanya di Otomotifzone