Beranda blog Halaman 533

Mamuju Punya Hajat Road Race Akbar Juni Ini

Road Race Mamuju
Bhayangkara Road Race Championship 2023, Piala Kapolda SULBAR dan Ketua IMI

Otomotifzone.com – MAMUJU. Pada pertengahan bulan Juni 2023 ini, tepatnya Sabtu-Minggu mendatang (17-18/6/2023), bertempat di Sulawesi Barat. Akan segera terselenggara hajat akbar sebuah kejuaraan road race.

Tepatnya di Sirkuit Bundaran Arteri – Mamuju, Sulawesi Barat. Sebanyak 16 kelas akan diperlombakan oleh panitia penyelenggara. Seperti kategori Expert, Novice, Rookie, Open, Mix Rider, Pemula, Lokal Mamuju, Lokal Sulbar, hingga Exb TNI-Polri-ASN.

Nantinya juga akan ada hadiah utama, satu unit sepeda motor, bagi yang berhasil dalam kategori yang telah ditentukan oleh panitia.

Dalam memperingati Hari Bhayangkara Ke-77, event ini bertajuk Bhayangkara Road Race Championship 2023, Piala Kapolda SULBAR dan Ketua IMI. Nampaknya akan menjadi tontonan seru nantinya.

Bagi yang ingin mendaftar bisa mengunjungi Sekretariat Q-Racing Product, dengan alamat dan informasi kontak yang tertera di bawah ini. Untuk jelasnya bisa perhatikan keterangan dalam flyer yang tertera. Serta lebih lanjut, informasi bisa diperoleh dengan menghubungi nomor yang ada di dalamnya.

Jangan sampai tidak ikuti dan tonton, karena bukan hanya Rider maupun Tim yang mendapat hadiah. Penonton yang hadir juga akan “kecipratan” hadiah, dalam doorprize yang diundi nantinya. Dengan hanya datang dan saksikan, bertarif Rp. 20.000,- untuk tiket masuknya. Nantinya dari itu, doorprize akan diundi.

Road Race Mamuju

Ada Cara Instan Bersihkan Cat Velg Dengan Cairan, Tapi??

Paint Remover
Penggunaan Paint Remover Pada Velg

Otomotifzone.com – JAKARTA. Dunia fashion dalam industri otomotif memang tidak ada matinya. Inovasi hingga tips and trik selalu saja ada updatenya. Seperti halnya dalam mempermudah, merontokan sebuah cat pada velg yang begitu sulit.

Sulitnya membersihkan cat pada velg, biasanya pada si velg menggunakan jenis cat pilox. Tapi tidak sedikit juga, ada yang tetap menggunakan selain pilox, namun masih saja kesulitan dalam membersihkannya.

Sebelum naik dalam tahap pengecatan, objek yang ingin diberi warna baru, biasanya dibersihkan cat hingga kotoran sampai ke titik yang paling kecil alias detail. Agar mendapat hasil maksimal. Namun berangkat dari masalah itu, ada saja kendalanya seperti susah menjangkau kebersihannya. Maka dari itu, sekarang ini, telah booming sebuah paint remover (Cairan Pembersih Cat Velg).

paint remover
Hasil Pemakaian Paint Remover/ Cairan Penghilang Cat Pada Velg

“Biasanya saya menggunakan cairan remover yang biasa dijual toko cat, karena jenisnya ini ialah kimia jadi ada beberapa bahan campuran. Tapi ada juga yang mencampurnya atau membuatnya sendiri,” buka Leonardo pemilik Yokz Paint – Bogor.

Lanjut lagi darinya mengenai cairan remover, “Ini tentunya bantu dan mempermudah dalam proses pekerjaan. Bisa langsung diaplikasiin ke velg, mau velgnya sudah lepas ban atau masih pasang. Tapi harus berhati-hati sama kulit kita tangan atau kaki,” jelasnya kembali kepada Redaksi Otomotif Zone.

paint remover
Proses Pemakaian Paint Remover/ Cairan Penghilang Cat Pada Velg. Foto: Instagram

Hampir secara merata, para pelaku modifikator di bidang painting memakai cara seperti ini. Tetapi dalam hal tersebut, ada pro dan kontra untuk para pelanggan, yang mana masih ragu amannya paint remover. Pasalnya tidak sedikit juga pekerja seni otomotif, memakai cara cepat dengan tetap memasang ban di velg dalam proses perontokan cat.

Ega Suryana
Ega Suryana – Product Test & Tech Support Dept. Head Kingland Tire

Ahli di bidangnya, dari pabrikan Ban Kingland, Ega Suryana menjelaskan, “Ban sendiri sifatnya kuat terhadap cairan seperti itu. Dengan bensin pun yang sifatnya lebih kuat, masih tetap aman. Asal jagan menggunakan cairan yang bersifat keras,” ungkap Product Test & Tech Support Dept. Head Kingland Tire.

“Dalam proses penggunaan paint remover, minusnya ke ban paling hanya berpengaruh retak karet ban, bisa di dinding ban. Maupun memperpendek umur ban,” tandas penjelasannya kepada Penulis.

Dorna Kepri Akan Terapkan Standard Nasional di Kepri Cup Prix 2023 Akhir Pekan Ini

OtomotifZone.com – Batam. Siapa tidak kenal nama Willy Octra. Pria yang namanya sudah lalu lalang dibelantara Otomotif Indonesia merupakan pegiat otomotif asal Kepulauan Riau yang kerap menjadi juri diajang balap motor di Indonesia dengan skala Nasional ataupun Internasional. Kali ini dirinya sebagai warga Kepri ingin sekali memberi edukasi kepada para pecinta otomotif Indonesia khususnya Kepulauan Riau. Ini akan diterapkan pada Kepri Cup Prix yang akan berlangsung akhir pekan ini (3-4/6/23) di Sirkuit NP Pulau Dompak, Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Tujuannya kita tau, supaya para atlet balap motor Indonesia khususnya Kepri tidak ketinggalan update regulasi balap skala nasional. Dari spesifikasi mesin sampai tata cara yang sudah mulai diperbaiki. Willy Octra yang kerap menjadi juri diajang balap Nasional dan Internasional serta menjadi bagian penting di PP IMI Pusat ingin mengajak masyarakat pecinta Otomotif Kepulauan Riau tetap update.

Willy (Tengah) Bersama Juri Juri Nasional

” Mereka harus tahu aturan lomba terbaru. Mereka harus mematuhi peraturan lomba Balap Motor 2023 yang dikeluarkan oleh IMI (Ikatan Motor Indonesia) dan Peraturan Tambahan yang ditetapkan oleh Panitia Penyelenggara. Tidak ada pilihan bagi peserta kecuali semua peserta road race pada acara Road Race Kepri Cup Prix Series 2023 harus mengikuti aturan yang telah ditetapkan,” tegas Willy Otra

Tujuannya apa? Supaya pebalap Kepulauan Riau nantinya bila ingin turun diajang balap motor skala Nasional sudah tidak bingung. Terlebih banyak peraturan baru yang diterapkan di PP IMI. Dan semua event Kejuaraan Nasional sampai event skala Nasional sudah mulai menerapkannya. Seperti start di satu bagian dan tidak ada latihan start menjelang Race ini merupakan peraturan baru. Bila mana pebalap melakukan maka akan ada sanksi. Seperti halnya yang sudah diterapkan pada putaran Sulawesi Cup Race 2023.

Meski event setara Nasional, tapi peraturan peraturan seperti itu sudah mulai mereka terapkan. Ini berlaku ke semua kelas yang mereka lombakan. Lalu ada juga spesifikasi mesin terutama perubahan pada regulasi motor Nasional yang patut diketahui. Tujuan lain supaya banya bibit muda Kepulauan Riau yang bisa bermain diajang nasional dan patuh pada peraturan.

“Semua aturan ini tidak dapat diganggu gugat, karena aturan tersebut sudah jelas dan tertera dalam buku peraturan. Sebelum pertandingan dimulai, saya akan memberikan sosialisasi kepada semua pembalap untuk memastikan pemahaman yang baik,”tutup Willy

Mengenal Jenis-Jenis Tali Pengunci Helm

Pengunci helm

OtomotifZone.com – Jakarta. Helm menjadi salah satu perlengkapan berkendara yang wajib digunakan saat menggunakan sepeda motor. Tidak hanya bermanfaat untuk meminimalisir jika terjadi kecelakaan, namun juga agar tidak melanggar lalu lintas ketika sedang berkendara sepeda motor di jalan raya.

Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora (DAM), Ludhy Kusuma menjelaskan, “Helm harus memiliki label Standar Nasional Indonesia (SNI). Dengan adanya label tersebut maka dipastikan helm memiliki material yang kuat dan telah teruji keamanan dan kenyamanannya.

“Bagian yang mendukung kekuatan dan keamanan helm diantaranya shield atau cangkang yang bisa menahan benturan dan gesekan, kemudian kaca yang kuat, lentur dan tidak mudah pecah, busa helm juga harus mendukung kenyamanan berkendara dan satu lagi yang membuat helm memiliki standar keamanan adalah tali pengikat sekaligus pengunci helm,” ujar Ludhy.

Kait Pengaman Helm

Perlu diketahui untuk bagian tali helm ada beberapa jenis tergantung dari model dan peruntukannya. Adapun tiga jenis tali atau pengunci helm yang sangat umum digunakan diantaranya :

  1. Quick Release
    Biasanya tali dan pengunci helm model ini digunakan pada helm-helm open face, tapi helm full face untuk keperluan touring juga ada yang menggunakan model ini.
     
    Cara melepas pasangnya pun cukup mudah, untuk memasangnya cukup memasukan ujung tali yang bentuknya seperti gesper dan biasanya terbuat dari besi sampai berbunyi “klik” tanda jika tali helm sudah terkunci dan aman untuk digunakan.
     
    Dan tali helm ini juga sangat mudah ketika dilepas, cukup menekan tombol atau tuas pada gesper sampai terlepas. Sayangnya model tali ini sangat tidak cocok untuk digunakan keperluan balapan.
     
  2. Micro Lock
    Memiliki ciri khas ujung tali model gesper bergerigi dan ketika dikunci cukup dimasukan ke dalam rumah gespernya. Untuk melepasnya pun cukup mudah hanya dengan menekan tuas saja. Sayangnya material tali dan kunci helm ini sangat sederhana dan biasanya terbuat dari plastik.
     
    Tali dan pengunci helm model ini sangat umum digunakan pada helm-helm standar di Indonesia dengan harga yang murah, dan hanya untuk digunakan berkendara jarak dekat atau sehari-hari saja.
     
  3. Double D-ring
    Saat ini bukan hanya helm mahal atau helm impor saja yang menggunakan model pengunci ini, helm-helm standar baik open face maupun full face juga sudah banyak menggunakannya. Tentu saja karena helm dengan model pengunci ini standar keamanannya yang sudah teruji dan terjamin.
     
    Dinamakan Double D-ring karena memiliki dua buah cincin berbentuk huruf “D”, namun cara menguncinya bukan model gesper, melainkan dengan cara ujung tali disimpulkan ke dua buah cincin tersebut. Helm dengan pengunci double D ring merupakan helm yang paling aman sebab kuat dan kaku saat digunakan. Karena semakin ada tekanan ke arah bawah akan semakin mengikat kencang.
     
    “Sangat disarankan bagi setiap pengendara untuk menggunakan helm yang sesuai dengan standar SNI yang telah dijelaskan diatas, dan tentunya disesuaikan oleh kebutuhan kita sebagai pengendara selama berada di jalan raya untuk tetap selalu #Cari_Aman di jalan raya,” ujar Ludhy.

MHP21 AMD Trail Gelar Silaturahmi Dengan Adventure Bareng Savona Oky

OtomotifZone.com-Binuang. Team MHP21 AMD Trail merupakan team yang sempat membawa M. Excel balap di Kalimantan beberapa bulan lalu. Sebagai team yang baru mencoba arena grasstrack mungkin masih baru menggaungkan namanya. Begitu juga di arena Trial Game, tahun ini mereka maju bertempur bersama Savona Oky. Untuk urusan trail adventure mungkin beda cerita. Di Binuang dan sekitarnya sdah cukup dikenal.

Team milik Hendry Pranata Mahhimee asal Binuang, Kalimantan Selatan ini minggu kemarin (28/5) membuat kegiatan Adventure bersama. Tak lupa pembalapnya di ajak sekalian meramaikan acara kecil-kecilan ini agar meriah. “Pertama saya kangen keliling bareng kawan-kawan. Kedua ini acara silaturahmi juga setelah beberapa waktu. Sekalian mengajak Savona Oky supaya lebih asik di perjalanan,” ucap Hendry.

Sepanjang perjalanan yang cukup melelahkan ternyata ada hati yang puas. “Senang bisa hadir disini menemani mereka. Tak hanya adventure saja karena disini bisa berbabagi cerita juga teknik membawa motor trail. Semacam coaching clinik kecil-kecilan bagi teman-teman MHP21 AMD,” kata Savona Oky.

Jauh-jauh dari Tulungagung tak sia-sia ke Binuang sekedar menghadiri acara MHP21 AMD.

Penulis : Hafid | Foto : Hafid

Pahami Sebab Berkendara Jadi Tidak Nyaman

Riding Berkendara Motor
Berkendara Aman dan Nyaman Di Jalan

Otomotifzone.com – JAKARTA. Kenyamanan saat berkendara ialah salah satu faktor penting, guna aman di jalanan. Jika dalam berkendara baik mobil atau motor tidak nyaman hingga gelisah atau resah, bisa-bisa terjadi suatu hal yang tidak diinginkan. Parahnya ialah kecelakaan.

Banyak faktor berkendara khususnya roda dua jadi tidak nyaman, diantaranya terasa ingin terjatuh saat berkendara, apalagi memasuki sebuah tikungan dan juga kondisi hujan. Seakan-akan badan dan motor ingin mendarat ke jalanan.

Pentingnya sebelum berkendara untuk mengecek kondisi kendaraan, agar tahu betul apakah kendaraan tersebut dalam kondisi prima atau tidak.

Ega Suryana
Ega Suryana – Product Test & Tech Support Dept. Head Kingland Tire

“Saat berkendara jika terasa tidak nyaman dalam kendaraannya, bisa jadi ada masalah dari sasis atau kaki-kaki, maupun ban. Perlunya mengindikasi ketidak nyamanannya terlebih dulu,” terang Ega Suryana selaku Product Test & Tech Support Dept. Head Kingland Tire.

Riding Berkendara Motor
Setiap Jalan Memiliki Permukaan Yang Tidak Rata

Apabila sudah melakukan pengecekan ulang, melihat kondisi motor prima, baik dari mesin, hingga kaki-kaki atau sasis. Bisa jadi itu tidak nyaman riding, dari sektor ban terjadi penurunan peforma.

“Sering terjadi, jika naik motor ada rasa tidak nyaman, atau merasa goyang ingin jatuh, setelah cek ini dan itu tidak ketemu. Kemungkinan dipengaruhi dari ban. Penyebabnya biasanya pertemuan pattern ban dengan permukaan aspal tidak pas, maka terjadi pergerakan tidak rata. Sehingga saat berkendara merasakan pergerakan, suggesti ingin jatuh,” ungkap Ega kembali.

“Tapi itu biasanya hanya terjadi 1-2x, tetapi jika terus menerus berarti ada masalah pada ban, juga bisa dibantu untuk motornya cek bagian seperti sasis, engine mounting, dll yang harus dicek secara detail,” tandasnya memberi penjalasan kepada Penulis.

Karena Hal Sepele Banget! Akibatnya Bisa Fatal

Selang Gardan
Kecil Bikin Fatal

Otomotifzone.com – JAKARTA. Otozoners tau fungsi dari item kecil ini di motornya? Sebenarnya sih ini sepele banget buat diperhatiin, tapi kalau lupa bahkan tidak peduli keberadaannya bisa berpengaruh fatal banget sama si kuda besi kesayangannya.

Ini dia selang gardan yang sering banget, tanpa kita sadarin keberadaannya. Sebetulnya selang ini kerjanya sangat simple. Hanya menyalurkan udara atau hawa, dari bagian rasio, dan harus bebas dari kemasukan air.

Jika sudah terjadi air masuk, lewat selang ini, baik tidak sengaja maupun pecah. Ini berpengaruh pada rasio motor matic. Pasalnya air akan bercampur dengan oli garden yang ada di dalamnya, lambat laun kalau tidak terdeteksi, akan berakibat rasio ambrol alias rusak.

Rasio
Rasio Motor Matic Yang Bermasalah Demikian. Foto: Facebook

“Pentingnya mengganti oli secara berkala, baik mesin dan gardan. Rumus dasarnya 2×1, 2 kali ganti oli mesin, 1x oli gardan. Tapi kalau mau bagus ya baiknya rutin satu bulan sekali biar awet,” terang Aris pemilik workshop Garasi Mandiri Teknik Bogor kepada Penulis.

Menurut Aris juga,  indikasi kemasukan bisa dideteksi dengan mudah. Bisa terlihat saat penggantian oli gardan dari sebelumnya. Umumnya oli yang keluar akan sama dengan pertama kali masuk. Kalau sudah terkontaminasi, biasanya yang keluar akan menjadi putih. Karena oli sudah bercampur dengan air.

Apabila ini dibiarkan saja, secara terus menerus, nantinya kinerja rasio akan berkurang hingga rusak fatal. Maka dari itu, pentingnya menjaga kestabilan peforma, dan kelayakan kendaraan lewat salah satu item kecil si selang gardan motor mati kalian.

Aris Kuro
Aris Kuro – Garasi Mandiri Teknik Bogor

“Kalau jangka pendek bunyi berisik ringan atau “nglitik” istilahnya, biasanya dari klaher. Kalau jangka panjang akan terdengar suara aneh, sebutannya “ngiung” di rasio karena rasionya udah engga presisi,” Lanjut penjelasan Aris Kuro sapaan dekatnya.

“Kalau dibiarin aja nanti bakalan rontok rasionya, saat jalan tiba-tiba motor jadinya engga jalan tapi tetep hidup. Kaya kasus v-belt putus. Nanti saat dibongkar bagian rasio dan rasionya full berlumpur. Baiknya selang hawa selalu ada di filter,” tutupnya memberi penjelasan sekaligus arahan.

Gagal Total Di FFA, Inggil Bernaditus Sukses Gondol Total Point Dua Kelas Cleosa Series Jogja

OtomotifZone.com-Jogja. Mempunyai cerita hampir sama dengan seri balap dimanapun Inggil Bernaditus kembali membuat target sorotan para penonton di Seri 2 Cleosa Grasstrack Motocross sirkuit Irwan Ardiansyah, Pleret, Bantul, Jogjakarta 27-28 Mei 2023. Pembalap yang masih tergabung dengan Navy Dislitbangal JC Supertrack Team86 ini sedikit konyol di kelas FFA Open.

“Pada kualifikasi saja sudah ada kendala. Hanya berputar beberapa lap saja saya mas. Hasilnya pun cuma di belakang diluar 10 besar. Moto 1 sedikit tersenyum karena bisa di depan. Sayang, kendala datang jelang beberapa lap tersisa tak membawa point sama sekali. Begitu juga di Moto 2 sedang berusaha fight terus ada di lima besar saya harus berhenti. Mesin mati dan kembali tak ada point yang bisa saya bawa,” kata pembalap asal Sragen ini.

Kelas FFA jeblok di kualifikasi lanjut nol point di dua moto.

Dua kelas penutup tersebut memang gagal total. Sama sekali tidak ada sumbangan point yang bisa diraih. Namun di balik kesemuanya itu Inggil berhasil menjadi juara point dua kelas lain yaitu Bebek Modifikasi Open dan Trail 4T Open. “Meskipun di Bebek Modif tidak mengemas juara tapi saya punya point terbanyak. Yang Trail 4T Open juara di Moto 1 dan posisi ketiga di Moto 2. Tapi perhitungan point kelas ini saya tetap paling banyak,” lanjut Inggil.

Sport Trail 4T kembali menjadi penguasa.

Persiapan balap setelah ini cukup banyak. Inggil juga masih recovery tulang selangka setelah crash saat latihan sebulan lalu.

Penulis : Hafid | Foto : Hafid

Seri 2 Cleosa Jogja : Balapan Gendeng Diguyur Hujan Hadiah Holeshot

OtomotifZone.com-Jogja. Semakin tambah seri semakin edan pula hadiah yang di gelontorkan Cleosa Management serta Indiel Organizer menyajikan sebuah balapan yang nggak garing. Semangat membungkus kemasan lain area Jogja tepatnya Seri 2 Cleosa Grasstrack Motocross sirkuit Irwan Ardiansyah, Pleret, Bantul 27-28 Mei 2023 mereka berhasil pesta sebar hadiah.

Kelas Point penting terhitung ada lebih dari 10 kelas diberi hadiah tambahan. Hadiah tersebut ada di bagian holeshot. “Biasanya hadiah holdshot berupa uang 500rb rupiah. Tapi kemarin berupa uang 2jt juga sepatu balap yang kami berikan. Belum hadiah holdshot saweran yang baru konfirmasi hari minggu. Terima kasih kepada sponsor yang ikut bergabung memeriahkan acara ini. Semoga Jogja kembali bersemangat membuat event berskala nasional,” ucap Vany, project leader dari Cleosa Management.

Vany, Cleosa Management berusaha membuat betah pembalap.

Tak melulu pembalap top yang berhasil mendapatkan hadiah Holdshot di Seri 2 Cleosa Grasstrack Motocross kemarin. Hadiah tersebut cukup menarik semangat juga memetik api untuk mengobarkan fight para pembalap agar tak kendur menjelang balap.

“Tak hanya pembalap saja yang berpesta. Tiket masuk 35rb rupiah bagi penonton juga mendapat ruang berbagi hadiah. Ada helm, ban, cover motor, kaos, sparepart. Jadi untuk kota lain tunggu kedatangan kami,” kata Vany.

Di seri 3 nanti rencana dimana ya….

Penulis : Hafid | Foto : Hafid

Richard Junior Siap Pertajam Ilmu Di DRS35 Academy

Richard Junior

OtomotifZone.com – Manokwari. melahirkan atau mencetak talenta muda pembalap terbaik di Papua Barat kedepannya menjadi obsesi orang tua Richard Junior. Mengikuti jejak pendahulu yang dapat berprestasi Nasional hingga kancah Asia.

Mungkin itu pula yang mendasari alasan Richard Hutabarat. Mantan pembalap road race Papua di era tahun 2000-an dan kini masih tetap aktif di kelas Exrider. Sebagai orang tua Junior berkeinginan mengembangkan pengalaman Richard Junior berlatih pada sekolah balap Doni Racing School 35 Academy yang beralamat di jl. Raya Sirkuit Sentul Jawa Barat yang dilatih langsung dari tangan dingin Dony Ramdani.

DRS35 Academy menjadi pilihan bagi Ichad Kaka sapaan Richard Hutabarat sangat beralasan sebab di DRS. Padat pembalap berprestasi saat ini masih pertajam pengalamannya di sekolah balap yang menelurkan pembalap handal bertalenta muda pada event bergengsi.

Ketertarikan tersendiri bagi ayah Junior memilih sekolah balap DRS35 Academy. Melihat beberapa pembalap muda kenamaan sarat prestasi hingga sekarang dari penjuru Tanah Air masih kerap terlihat. Sebut saja di antaranya Fahmi Basam, Zivenrozul, M. Haikal serta Fhadil Musyafy yang lebih dulu sekolah di DRS dan berprestasi gemilang pada event tertinggi di Indonesia. Menjadi pertimbangan Ichad untuk Richard Junior.

Richard Junior (Kedua dari kiri Depan)

Meski begitu, Junior kelahiran Manokwari 16 Juni 2011 yang mengawali karirnya di gelaran balap motor masih terbilang baru berkecimpung. Dengan segenggam ilmu dan pengalamannya. Torehan prestasinya pun belum banyak diraih dan masih mengoleksi beberapa piala saja. Dan kini seiring waktu bergulir, darah dan jiwa balapnya terus mengalir tanpa henti ikut dalam kancah balapan motor. Itu menjadi prioritas sang ayah mengarahkan Junior yang kini duduk di kelas VI sekolah dasar ketempat yang tepat agar dapat meraih prestasi yang lebih tinggi.

“Sejak 21 Mei saya masukkan Junior ke DRS, alasannya ya supaya ada lagi bibit baru dari Tanah Papua yang bisa mengikuti jejak pembalap pendahulu seperti Fadil, Ade Ichad yang bisa sampai ke level asia. Untuk saat ini kita sangat kekurangan pembalap muda. Ini yang menjadi tugas kita membantu mencari dan mengembangkan prestasi mereka, untuk mendukung itu semua saya tidak sendiri. Ada bos Rudy 79 pemilik jepara motor manokwari yang banyak mensuport Junior dan pembalap muda lainnya di Papua barat” ungkap Richard Hutabarat.

“Sekiranya ini menjadi acuan juga buat kita yang peduli dengan perkembangan otomotif di Papua, sekiranya menjadi motifasi untuk team, ataupun kepada orang tua yang tertarik untuk olah raga ini untuk dapat mengarahkan ke hal pembibitan dan pengembangan prestasi mereka” Tanbahnya.

Penulis : Alpacino | Foto : Istimewa