Beranda Profile Palmos Bubut Pasivik Filar Mas SSS Quarry Banten 180 : Terus Support...

Palmos Bubut Pasivik Filar Mas SSS Quarry Banten 180 : Terus Support Pembalap Pemula

0
1864

OtomotifZone.com – Serang. Nampaknya perkembangan didunia otomotif sudah tak terbantahkan lagi terlebih di ajang Matic Race semakin hari semakin berkembang. Begitu pula para pelaku di dalamnya Seperti tim balap asal Lebak, Banten Palmos bubut Pasivik Filar Mas SSS Quarry Banten “180” Terus menunjukan peningkatanya, tim yang terbentuk sejak 2013 lalu mengandalkan satu pembalap pemula yakni Febri NJ.

Febri NJ Sendiri mengawali karir sebagai pembalap sejak 2010 lalu, dan jika di tanya soal gelar apa saja yang sudah ia raih? tentunya tak mungkin tersebutkan lagi tak jarang Febri dalam satu event memboyong lima trophy sekaligus, contoh kecilnya dalam Gelaran Grand Final KRS Corsa Matic Race NHK Banten Open 2015 (6/9) Minggu kemarin. Ia berhasil masuk podium dua dikelas FFA Banten, ia harus fight melawan beberapa pebalap senior semisal Indra Agustian, Roni Saputra dan Ade Nursamsu. meski begitu tak lantas membuat Febri NJ menyerah sebelum bertarung terbukti Febri NJ terus memberikan perlawanan dan berhasil podium 2.

“Alhamdulilah masih diberi podiun semoga kedepanya lebih baik, ada beberapa kendala yang membuat saya kurang maksimal seperti trouble pada CDI di kelas 130,” kata Febri NJ Pembalap

H. Dedi Mulayana (Ketua Korwil Lebak) dan Bery Pratama
H. Dedi Mulayana (Ketua Korwil Lebak) dan Bery Pratama

Sebenarnya ada rencana yang dibuat oleh Febri NJ dan tim semisal turun di MP3 dan MP4 karena di kelas tersebut penjejangan kedepanya lebih terarah, apalagi dengan hadirnya Apep sebagai Manager baru di skuat tim membuat tim lebih terkordinir dan terarah, memang biaya yang di keluar saat membangung satu unit motor MP4 cukup untuk membiayai 3 motor Matic.

Itu di amini oleh Ketua IMI Korwil Lebak, turun di kelas MP3, MP4 membutuhkan biaya yang cukup sebesar tapi penjenjangan kedepanya sepadan dengan bajet yang di keluarkan.

“Memang akhir – akhir ini para pembalap preevater lebih suka mengikuti kelas Matic karena dari segi biaya lebih murah tapi jika hanya turun di kelas matic tak ada jenjang kedepanya,” ungkap H. Dedi Mulyana.

Wajar saja jika Lebak banyak memiliki pembalap muda bertalenta karena pembinaan dilakukan secara terarah, dan mereka sendiri mempunyai keinginan untuk terus berkembang dengan cara latihan bersama mentor yang memiliki jam terbang tinggi seperti Bery Pratama.

Penulis : Nana Triana | Foto : Nana Triana

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses