OtomotifZone.com – Medan. Suzuki Challenge Cup 2015 kembali bergulir (10-11/1) di kota Medan, setelah sebelumnya kota Cimahi di Jawa Barat sukses menggelar seri perdana. Lanud Soewondo yang dijadikan sebagai tempat perhelatan Suzuki Challenge Cup 2015 sukses menarik perhatian sekitar 110 peserta bertarung sengit, dengan Karakter para pembalap asal Sumatera membuat balapan semakin panas. Para peserta yang mengikuti ajang ini datang dari berbagai kota di pulau Sumatera. CCI (Crane Club Indonesia) yang dipercaya menjadi racing comite pada pagelaran event ini juga mampu menyajikan event ini secara menarik.
Event Suzuki Challenge Cup ini mengakomodir para pembalap yang memiliki kemampuan untuk dapat dibina dan dikirim untuk event besar Asean nantinya. Dari setiap kota yang disambangi oleh event ini nantinya akan menghasilkan 5 peserta terbaik yang nantinya akan kembali bersaing di event Grandfinal yang dijadwalkan akan dilaksanakan di Jakarta.

Event yang berlangsung selama dua hari ini terlihat sangat kompetitif, dimana pada hari (10/1) sabtu dilaksanakan acara latihan resmi dan juga QTT. Dari 110 peserta di bagi menjadi 6 group. Dimana nantinya jumlah peserta tersebut akan kembali di perkecil menjadi 50 peserta saja. QTT yang rencananya diselesaikan di hari sabtu hanya selesai diselesaikan oleh 5 group saja. Sedangkan 1 group yang tersisa dilanjutkan di (11/1) minggu, mengingat kondisi cuaca semakin mendung dan akan segera turun hujan.
Dari 50 peserta yang berhasil mencatatkan waktu terbaik selanjutnya kembali dibagi menjadi 3 group. Dimana dari 2 group nantinya akan dilakukan race untuk kembali mendapatkan 7 pembalap terbaik dan 1 group lagi diseleksi untuk mendapatkan 6 pembalap terbaik. Setelah melalui proses penyaringan yang cukup panjang akhirnya terpilih 20 peserta balap yang akan kembali bersaing di Final Race untuk mendapatkan 5 jatah tiket untuk dapat berangkat ke partai puncak Grandfinal Suzuki Challengge Cup 2015 di Jakarta. Dan pada race final dibagi menjadi 2 race, dimana setiap juara race akan mendapatkan poin, dan hasil dari 2 race yang dilaksankan pada saat final race, poin akan diakumulasikan.

Persaingan yang cukup ketat pada saat partai final sungguh membuat kagum para penonton yang hadir di Lanud Soewondo Medan. Dimana pada final race pertama terdapat 5 nama pembalap kawakan di Sumatera yang bersaing ketat untuk meraih poin tertinggi di race pertama. Dimana ada Agung Febri, Ega Fajar, Jefri Tosema, Dimas Aditya dan Hadi Renaldi yang saling menempel ketat di race 1. Pada final race pertama ini Agung Febri yang berhasil memimpin sejak awal lomba ditempel ketat oleh Dimas Aditya. Aksi saling tukar posisi sempat ditunjukkan oleh kedua pembalap ini. Dimas Aditya yang tadinya berada di posisi kedua sempat terjatuh di lap 11 di tikungan kedua pada saat ingin mengambil alih posisi dari Agung Febri dan melorot ke posisi keempat. Dan pada akhirnya Agung Febri berhasil finish di posisi pertama diikuti oleh Ega Fajar, Jefri Tosema, Dimas Aditya dan Hadi Renaldi pada final race pertama.
Dan pada final race kedua hal berbeda ditampilkan oleh Dimas Aditya. Belajar dari race final pertama, Dimas Aditya berhasil mengatasi kemampuan balap dari Agung Febri yang juga sempat memimpin dari awal race dimulai. Agung Febri yang terus ditekan akhirnya melebar pada tikungan pertama di saat lap kedua. Posisi Agung Febri segera disalib oleh Dimas Aditya dan Jefry Tosema, yang sama – sama menempel ketat Agung Febri dari awal lomba. Hingga final race selesai Dimas Aditya akhirnya berhasil menempati posisi pertama diikuti oleh Jefri Tosema, Agung Febri, Hadi Renaldi dan Angga Putra.
Dari hasil race pertama dan kedua, peroleh poin dari tiap pembalap diakumulasikan sehingga akhirnya didapatkan hasil para pembalap yang berhak mendapatkan tiket untuk dapat mengikuti partai puncak Grand Final di Sentul.
Berikut hasil para peserta yang berhasil memperoleh tiket Grandfinal Suzuki Challenge 2015 seri kedua di Sirkuit Lanud Soewondo kota Medan.
Pos || Nama || Asal || Poin
1. Agung Febri | Banda Aceh | 41
2. Dimas Aditya | Pekanbaru | 38
3. Jefri Tosema | Pekanbaru | 36
4. Hadi Renaldi | Banda Aceh | 24
5. Ega Fajar Yulian | Sawahlunto | 24
Penulis : Devid Panjaitan | Foto : Devid Panjaitan

