BerandaRacing Roda 2GrasstrackPersaingan Hebat Para Pembalap pada Grasstrack Pangandaran

Persaingan Hebat Para Pembalap pada Grasstrack Pangandaran

OtomotifZone.com-Pangandaran. Sirkuit Patapan Indah Langkaplancar Pangandaran Jawa Barat, menjadi tempat digelarnya Malindo 969 Grasstrack Open 2019 yang berlangsung pada Hari Sabtu-Minggu (22-23/9). Pada gelaran yang dipadati penonton ini para pembalap bersaing ketat untuk menjadi yang tercepat.

Kondisi sirkuit yang berdebu dan berkontur naik turun, mengharuskan pembalap berjuang penuh untuk tampil menjadi yang tercepat. Start yang baik merupakan modal awal untuk terus memacu motor agar aman dari gumpalan debu yang mempengaruhi jarak pandang.

Namun tidak cukup start baik serta lebih dahulu masuk R 1 saja. Karena rintangan pada Sirkuit Patapan Indah sangat bervariasi. Terlebih untuk gelaran kali ini terdapat ubahan pada beberapa titik. Misalnya saat memasuki R 1 pembalap harus menjaga kecepatan karena terdapat jumpingan dan menurut.

Kemudian jarak R 1 dan R 2 yang berdekatan serta menurun mengharuskan pembalap menjaga RPM dan melakukan engine brake. Begitu pun menuju R 3 yang berdekatan, namun pembalap siap gass pol menuju R 4 yang sebelumnya terdapat superbowl yang mengharuskan pembalap mengurangi kecepatan.

Antara R 3 dan R 4 inilah sering terjadi insiden serta persaingan antara pembalap. Sehingga terdengan teriakan dari para penonton yang menyaksikan. Lintasan yang berada di bawah penonton membuat pandangan penonton lebih jelas menyaksikan para pembalap idolanya berlaga.

Seperti pada kelas Modifikasi Open, teriakan penonton terdengar saat Adi Ceto bersaing dengan Asep PKM. Saat Adi Ceto memimpin jalannya lomba, Asep PKM berada tepat di belakang pembalap bernomor start 26. Berkali-kali Asep akan mengambil alih posisi namun tidak berhasil.

Beberapa lap Adi Ceto memimpin namun beberapa lap jelang finish terjadi crash yang mengakibatkan Asep PKM melorot posisinya. Saat memasuki R 4 Asep PKM berusaha mendahului Adi Ceto namun sayang racing line dapat dijaga dengan baik oleh Adi Ceto sehingga Asep PKM tidak dapat mengendalikan laju motornya dan tersungkur.

Insiden ini menjadi kesempatan untuk Dadan KR yang berada pada posisi ke 3. Saat Ade Ceto dan Asep PKM crash yang mengakibatkan Asep PKM terjatuh, Dadan KR segera mengambil alih posisi dan memimpin lomba hingga selesai. Sedangkan Ade Ceto harus puas pada posisi ke 2 dan Asep PKM melorot pada posisi ke 5.

Penulis: Yeyep Ardiansyah | Foto: Yeyep Ardiansyah

Bagi Otozoners yang senang dengan semua tulisan Yeyep Ardiansyah maupun “ngefans” dengan Kang Yeyep, Otozoners bisa membacanya artikel-artikelnya melalui link Yeyep Ardiansyah (klik!).

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot