OtomotifZone.com – Tuban. Jelang Gili Palma Dragbike yang bakal dihelat malam hari besok di Stadion Kanjuruhan malang(28/9), Bumi Wali Dragbike Competition ini yang menjadi ajang pemanasan para pebalap trek lurus Jatim. Meskipun gelaran sepi peserta, namun animo lokal hero terutama dikelas Herex ( Sport 4 tak non DOHC 200 cc ) boleh diacungi jempol. “Bukan soal jumlah pesertanya namun, animo pembalap lokal yang tampil meskipun pemula namun bisa diacungi jempol “ jelas Lana Rindra Penggagas gelaran dari AE Indonesia Reborn
Baca Juga : http://otomotifzone.com/hasil-kejuaraan-bumi-wali-drag-bike-2019-tuban/

Memang dikelas Herex adalah maskot kota Tuban, karena ada sedikit cerita bahwa balap liar setempat kebanyakan bermotor Herex tanpa melihat batasan kapasitas ruang bakar. Sebut saja Deny Prada lokal hero Tuban yang masih berjaya di urutan lima besar kelas Herex terbuka Jatim. Kelas ini dikuasai Dragster pemula Raka Komang asal Banyuwangi. Bahkan draster bernomor dada 44 ini mampu bersaing dengan para senior rekan se tim Alin WiJaya Adit Coco dan Arif Tijil dari tim Bonang Jaya.

Batalnya digelar kelas Mini GP memang beralasan, karena kelas yang baru beberapa kali dibuka untuk kelas tambahan ini kurang peserta. Ini karena beberapa peserta kurang memenuhi jumlah kuota yang ditetapkan panitia, juga kelas – kelas matic yang biasanya digemari kaum hawa juga batal digelar. Dengan demikian beberapa kelas pemula tetap milik Arya Saputra , Raka Komang,Bimo Percil dan Widy Ar.

Beberapa kelas unggulan seperti 2 tak sport rangka standart 155 cc dan 4 tak 155 pemula open Arya Saputra selalu terdepan dan tersingkat dalam catatan waktu tempuh. ” Kelas – kelas yang saya ikuti tak sebanyak saat di drag Probolinggo kemarin, tetapi di Tuban ini lumayan tetap mengulang sebagai Juara umum Pemula, dan mudah – mudahan terulang kembali di Giri Palma Dragbike besok di Kanjuruhan Malang. ” Harap Arya Saputra sang jawara Umum Pemula .
Penulis dan Foto : DIKi

