OtomotifZone.com – Tasikmalaya. Siapa sangka jika gadis manis yang berasal dari daerah Tasikmalaya, Jawa Barat, ini semula berkecimpung di sirkuit balap grasstrack namun sekarang telah berganti profesi menjadi abdi hukum sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari kesatuan Angkatan Darat.
Memang pada beberapa waktu silam gadis yang memiliki postur jangkung ini nampak selalu hadir dan terlihat di lintasan tanah serta lumpur di daerah Tasikmalaya dan juga Pangandaran, guna mengikuti ajang balapan grasstrack yang telah jadi hobinya sejak tahun 2014 silam. Hal itu pula yang membuat dirinya tidak lagi kaku dengan raungan suara knalpot racing dari pacuan motor balap yang pastinya juga disertai kondisi sirkuit becek dan berdebu.
Nama gadis berparas manis ini adalah Rani, asal Cimajaya, Cidadali, Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, yang memang sempat menjadi pembalap grasstrack di seputaran Tasikmalaya dan sekitarnya. Namun setelah dirinya pernah merasakan lintasan balap tanah ini, selanjutnya Rani nampak lebih suka berada di tepi lintasan dan memberi semangat pada para pembalap lain.
Saat balapan tengah berlangsung, Rani sering berada di beberapa titik lintasan untuk dapat melihat secara dekat rekan-rekannya ketika sedang bertarung. Dan bahkan ketika break pun Rani terlihat ada di tenda paddock pembalap dan salah satu rekan dekat balapnya adalah Neng Ressa.
Sebelumnya tidak ada yang menyangka jika Rani ini sudah lama punya keinginan besar untuk bisa masuk sekolah Militer dan menjadi Tentara. Tekadnya ini yang turut ditunjang semangat tinggi dalam diri Rani hingga dapat menghantarkan dirinya sesuai yang diharapkan. Rani pun harus rela untuk meninggalkan hobi lamanya di kancah event balapan grasstrack dengan meraih cita-citanya jadi seorang anggota Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad).

“Ini adalah pilihan, saya harus rela meninggalkan hobi balapan saya dengan meninggalkan semuanya di sirkuit demi meraih cita-cita selama ini. Akan tetapi masih akan jalin komunikasi dengan para rekan-rekan pembalap,” jelas Rani yang bercerita perjuangannya selama ini telah mencoba beberapa kali karena pernah gagal dalam tes.
Dan berkat semangat penuh akan keinginannya ini, Rani pun akhirnya bisa berhasil mengenakan seragam anggota Kowad setelah resmi dilantik pada tanggal 22 Februari 2020.
Tentunya ini menjadi kebanggaan khusus bagi Rani dan keluarga, juga rekan-rekan yang cukup bangga dengan keberhasilan yang diraihnya. “Alhamdulillah setelah dilantik saat ini sedang mengikuti lagi Pendidikan di Sekolah Kecabangan di Pusdik Bekang, Cimahi, Jabar,” jelas Rani yang berpangkat Sersan Dua atau Serda.
Dengan tekad kuat serta kerja kerasnya ini, yang bisa menghantarkan Rani sebagai anggota TNI dan diraih melalui proses yang tidak mudah. “Sangat merasa bangga ketika diri kita bisa menjadi seorang pemenang, dan hal itu tidaklah mudah jika kita hanya sekedar menjadi penonton saja,” pesan Rani kepada sobat otozoner semua.
Penulis : Yeyep | Foto : Yeyep


Dulur jeung tatangga pisan w ieu mh. 🤣