OtomotifZone.com – Kediri. Ajang balap motor yang digelar di depan terminal Gumul kabupaten kediri lalu (8/3) disamping sebagai ajang pemanasan jelang Kejurprov Balap Motor seri 3 besok di Bangkalan – Madura. Meskipun minim peserta di kelas Expert dan Novice, namun balapan yang bertajuk SONGO CAFÉ TOP-1 Roadrace itu dimeriahkan kelas para pemula Rookie dan kelas Ecu Standart maksimal 12 tahun.

Bicara dikelas Rookie Jatim sebenarnya masih banyak pekerjaan rumah untuk pembinaannya. karena dari beberapa pebalap Rookie yang kini hengkang ke Novice yakni jenjang satu tingkat lebih tinggi belum ada skil balap yang mumpuni. Jika di beberapa ajang balap motor lalu nama Afin, HF .Rasya, Fajar selalu podium di kelas Rookie Jawatimur , di Kediri kemarin Rasya absen karena balap di tempat lain, praktis diisi Fajar, Alif dan Vitosa. Sementara kelas bebek 4 tak 150 cc ECU standart yakni adik kelas Rookie memang regulasi dasar nya harus memenuhi standart pabrik termasuk ECU ( Electronic Control Unit ). namun santer bahwa ajang balap kmearin di Kediri tersebut merebak bahwa ECU yang dipakai salah satu peserta adalah hasil remapping. Sebenarnya apa fatalnya jika hal ini terjadi, dan apa efeknya pada motor pebalap itu sendiri. Hujan protes ternyata berlangsung di kelas pemula maksimal usia 12 tahun. Motor 4 tak injeksi 150 cc ini ternyata akan lebih bertenaga setelah ECU nya di remap, dan secara komplek bahwa ECU remapping an itu tenaga dan bakal menikat karena sistim ECU di atur ulang secara awal pada Ignition map, Fuel Map dan membuka kunci limiter mesin dari kinerja injeksinya. “memang secara kasat mata , bentuk ECU ‘standart ‘yang itu tak berbeda jauh dengan bentuk asli pabrik, namun jika dipakai maka mesin gejalanya tak ada efek limiter ( pembatasan) pada rpm mesin. Jika standart pabrik maksimal 10500 rpm maka ECU yang hasil remapping tidak terjadi pembatasan putaran mesinnya “ jelas salah satu juri scrutinering yang enggan disebut namanya.

Ok lah, kedepan jika terjadi kembali di beberapa ajang balap motor , mohon bisa diskualifikasi jika ada yang kedapatan memakai ECU after market tersebut. Dengan hasil keputusan juri, maka pebalap yang melanggar bakal di beri sangsi diskualifikasi.
Buka juga : http://otomotifzone.com/hasil-kejuaraan-songo-cafe-top-1-roadrace-kediri/

Penulis dan Foto : DIKi_Kediri

