OtomotifZone.com – Jakarta. Sinar kemeriahan Suryanation Motorland tahun ini segera kembali menerangi Bumi Pertiwi. Festival kustom dan moto kulture bergengsi sebagai ajang tahunan di Tanah Air berlanjut di tahun 2018. Melalui perhelatan yang berlangsung di 7 (tujuh) kota besar, mewakili bagian barat, tengah dan timur dari Republik Indonesia tercinta.
“Sejak diselenggarakan tahun 2015, Suryanation Motorland tetap konsisten dan terus berkembang. Semula di 3 (tiga) kota, bertambah menjadi 5 (lima) kota di tahun 2016. Hingga kini akan terselenggara di 7 (kota) untuk Custom Bike Contest, 44 kota Suryanation Motorland Garage, dan sejumlah kota untuk lokasi Suryanation Motorland Hangout serta Suryanation Motorland Ridescape,” urai Hendyanto, Suryanation Commitee PT Gudang Garam Tbk, saat jumpa pers di salah satu kafe di bilangan Jl. Pangeran Antasari, Jakarta Selatan, Selasa malam (27/3/2018).

Dikatakan Hendy, dengan mengusung tema ‘Live to Inspire’, Suryanation Motorland 2018 kembali hadir menjadi wadah para pecinta roda dua dan pegiat kustom di Indonesia untuk terus berkreasi dan menginspirasi. “Banyak inspirasi yang bisa didapat selama perjalanan event Suryanation Motorland. Contohnya seperti beberapa waktu lalu, inspirasi yang diperoleh sejumlah builder pemenang Suryanation Motorland Custom Bike Contest yang terbang ke Verona, Italia,” ucapnya.
Selama di sana, selain membawa pulang sejumlah piala, para builder juga mendapat pengalaman dan inspirasi berharga dari beberapa builder mancanegara. “Harapannya inspirasi-inspirasi itu dapat diaplikasikan di dunia kustom kulture Indonesia. Sehingga semangatnya dapat terus tumbuh dan berkembang, demi menciptakan karya-karya terbaik kreasi anak bangsa. Saat ini builder dunia kian mengakui, Indonesia ternyata punya banyak builder penghasil karya kustom berkualitas,” tukas Hendy.
Lulut T Wahyudi yang akrab disapa Lulut Retro, builder papan atas Indonesia yang menjadi salah satu juri tetap Suryanation Motorland mengatakan, dahulu para pemuda Indonesia sanggup membuat mahakarya seperti Candi Borobudur dan Prambanan. “Mereka tidak hanya berpangku tangan, namun didorong keinginan kuat menghasilkan karya-karya terbaik yang dapat dikenang sepanjang masa. Semoga itu bisa menginspirasi kita sebagai generasi penerus mereka,” ujar Lulut.

Tahun lalu Suryanation Motorland Custom Bike Contest sukses menampilkan tak kurang dari 1300 motor kontestan, hasil peserta dari 8 (delapan) kota penyelenggaraan. Sama seperti tahun lalu, berbagai kelas akan dihadirkan tahun ini. Antara lain Kelas Street
Cub/Choppy Cub, Chopper/Bobber di bawah 250cc, Cafe Racer, Scrambler/Tracker di bawah 250cc, Chopper/Bobber di atas 250cc, Scrambler/Tracker di atas 250cc, Sport FFA, Matic Custom, Free For All (FFA) dan Exhibition Class.
Suryanation Motorland tahun ini juga memberikan penyegaran pada dewan juri Custom Bike Contest. Kali ini tim juri terdiri dari Bimo Hendrawan dari Bimo Custombikes Jakarta, lalu ada Lulut T Wahyudi dari Retro Classic Cycle Yogyakarta, dan satu lagi builder senior dari Razzle Dazzle Chopper Works Bandung, Indra Pranajaya. Adapun untuk lokasi dan waktu penyelenggaraan Custom Bike Contest di 7 kota tahun ini, yaitu Palembang (14/4), Medan (28/4), Tangerang (12/5), Semarang (11/8), Denpasar (25/8), Makassar (8/9) dan Big Bang yang kembali digelar di kota Surabaya (29-30/9). Let’s show your pride dab!
Naskah & Foto : Alun Segoro

