Datsun P710 SSS 1976 Purwokerto : Memori Mesin Mobil Legenda

62
Datsun P710 SSS 1976 Purwokerto

OtomotifZone.com – Purwokerto. Tampilan dari Datsun P710 SSS lansiran 1977 milik Vaisal Fikri ini bercerita tentang memori mesin sang mobil legenda, terlebih kendaraan asal Jepang tersebut pada jamannya sempat jadi besutan favorit para pembalap sekitar tahun 1970 hingga 1990-an silam.

Selain itu alasan yang di ungkap oleh Vaisal yaitu demi memiliki sebuah keinginan untuk mempunyai sebuah mobil idaman yang proper dan pastinya bakal dilirik banyak orang ketika berada di jalanan. “Meski dalam konteksnya ini perlu proses dan konsep restorasi yang matang, baik itu eksterior dan interior, makanya saya serahkan pada modification consultan A Four Retrocar School,” ujar Vaisal Fikri.

Proses restorasi serahkan pada A Four Retro School

BODI

Untuk proses restorasi body repairnya ini memakan waktu hingga 2 tahun, karena memang banyak bagian dari bodi mobil yang sudah korosi alias karat karena di makan usia. Jadi harus di tambahkan dengan plat baru biar lebih fresh dan kembali pada bentuk asli sesuai originalnya.

Restorasi bodi sampai memakan waktu 2 tahun

MESIN

Selanjutnya untuk pengerjaan mesin, bagian kelistrikkan, suspensi, dan interior juga butuh waktu yang lama sampai 1,5 tahun. Jadi total proses modifikasi mobil ini sekitar 3,5 tahun. Bahkan restorasinya belum selesai karena sekarang ini masih terus berlanjut, akibat mencari kelangkaan segala macam pernak-pernik eksterior dan juga interior yang mengharuskan Vaisal untuk mengumpulkannya sedikit demi sedikit hingga kelak bisa lebih sempurna sesuai dengan acuan tampilan Datsun P710 SSS ini.

Dengan kapasitas mesin besar kala itu, jadi favorit para pembalap

Sekilas tentang sejarah singkat mengenai Datsun P710 SSS yang beredar di Indonesia ini hadir pada masa antara tahun 1973 hingga 1977. SSS sendiri merupakan singkatan dari Super Sports Sedan, dan tipe ini adalah yang tertinggi dari varian Datsun yang mengusung tema sporty dengan berbagai fitur penunjang yang lebih advance di bandingkan versi standar.

Untuk bagian eksterior bisa dilihat pada bagian belakang yang lebih ramping dibandingkan dengan versi P710 Standar. Untuk kaki-kakinya pun berbeda jauh antara versi P710 Standar dengan P710 SSS terutama di bagian belakang.

Dashboard pertahankan sesuai aslinya Datsun P710 SSS

Pada Datsun P710 SSS ini sudah menggunakan suspensi independen dengan coil spring dan gardan multi link. Sedang Datsun P710 Standar masih memakai gardan rigid dengan suspensi belakang leaf spring atau kerap di sebut per daun. Di bagian mesin dan juga karburator terdapat sedikit perbedaan. Datsun P710 SSS dan P710 Standar sama-sama memakai mesin Nissan L16.

Mesin L16 tersebut punya kapasitas 1.600cc dengan mengusung teknologi SOHC 2 valve per cylinder dan pengabut bahan bakar jenis karburator. Sedangkan pada Datsun P710 SSS camshaft di setting lebih tinggi untuk dapat menyesuaikan dengan karburator model Twin Barrel. Karburator jenis ini, performa mesin L16 pada Datsun P710 SSS sanggup mengeluarkan tenaga sebesar 109 Hp (Horse Power) pada 6000 RPM. Angka itu terbilang cukup fantastis untuk kapasitas mesin 1.600cc di kala itu.

Jok dilapis ulang dengan kulit baru

Di Indonesia sendiri mobil Datsun P710 SSS menjadi kendaraan yang melegenda pada balapan di sirkuit dan reli era 1970-an. Pada masa itu Indonesia sedang dilanda demam balap reli dan salah satu jagoannya adalah Datsun P710 SSS ini.

Ditambah pula dengan perangkat kaki-kaki yang mumpuni serta ditunjang dengan sistem engine brake alias pengereman yang sudah disc brake di depan dan belakang masih teromol, mobil ini dapat stabil saat diajak ‘terbang’ dan melompat.

Interior asli bawaan mobil makin perkuat kesan klasik

Karena alasan itulah yang bikin Vaisal Fikri tertarik untuk permak abis sekaligus bikin memori mobil kencang era 70an yang sangat melegenda itu untuk bisa melestarikannya.

Penulis : Bani | Foto : Bani

Data Modifikasi :

Mesin : L16 SOHC
Kapasitas : 1600 cc

Sistem Bahan Bakar : Karburator solex mikuni twin barrel

Transmisi : Manual 4 percepatan

Sistem pendinginan : Radiator 3 ply dengan electric fan

Sistem Pengereman
Depan : cakram
Belakang : tromol

Suspensi
Depan : MacPherson
Belakang : Independen dengan coli spring dan gardan multi link

Velg dan Ban
Depan : Velg Rota Shakotan 8inci R15 Ban 165/50 R15

Belakang : Velg Rota Shakotan 9inci R15 Ban 195/50 R15

Modification konsultan : A Four Retrocar School

Pengerjaan Mesin, Kelistrikan, dan Suspensi : Bengkel GTA performance

Pengerjaan interior : WANt leather seat

Pengerjaan eksterior / body repair : Garasi Ferry Hadi