OtomotifZone.com-Italia. Ada sejarah 20 tahun lalu dengan pembalap Italia di kelas utama MotoGP tepatnya musim balap tahun 2000 yang masih di kenal dengan GP500cc. Musim tersebut adalah musim kebangkitan para pembalap yang berasal dari Italia. Sebelum tahun itu garing sekali terlihat pembalap Italia ada di podium bareng-bareng.
Era 90’an awal dan tengah sebenarnya ada Luca Cadalora dan 90’an akhir ada Max Biaggi. Tapi keduanya bagai berjuang sendiri mengibarkan bendera Italiano ke podium. Tak ada rekan senegara yang ikut pada kejuaraan tersebut kala itu. Di awal 90an podium kebanyakan di isi pembalap Amerika, masuk pertengahan joki Australia, Spanyol dan Jepang terus saling isi ganti posisi di jajaran depan serta podium.
Era Luca Cadalora sebenarnya cukup mengisi jajaran tiga negara tersebut. Akhir 90an habis munculah Max Biaggi sebagai penerus, tepatnya 1998. Max menggebrak dominasi Mick Doohan dan Alex Criville dan menyelinap sebagai runner-up kala itu. Yah, Max dan Luca hanya berjuang sendiri.
MotoGP kelas GP500cc musim 2000 mulailah sebuah cerita. Valentino Rossi dan Loris Capirossi masuk list sebagai pembalap kelas premier. Praktis ada tiga pembalap Italia disana semua dengan bekal catatan rapot juara dunia GP250cc. Seri awal era milenium itu ketiga pembalap tersebut satu persatu silih berganti isi podium.

Dan sebuah cerita sejarah bagi rider Italia ada di Seri 6 GP500 sirkuit Bugatti Mugello, 28 Mei 2000 merupakan race kandang bagi Max Biaggi, Valentino Rossi dan Loris Capirossi. Balapan paling di tunggu karena ribuan publik Italia gembira mereka kini menjadi pembalap di kelas utama.
Loris Capirossi, Valentino Rossi dan Max Biaggi seperti harapan supporter Italia, sepanjang balap mereka posisi 1-2-3. Tapi jelang 1 lap suasana berubah ketika Valentino Rossi terjatuh dan beberapa tikungan berikutnya gantian Max Biaggi yang tersungkur ke gravel karena menyundul ban Capirossi.
Padahal penonton di straight finish sudah siap bersorak tiga jagoan mereka full do podium. Mereka mengira Loris Capirossi juara di susul Biaggi dan Rossi. Tapi ternyata Carlos Checa dan Jeremy Mc Williams urutan setelah Loris. Walau Biaggi dan Rossi tak finish, aksi mereka menjadi awal memulai lagi rider Italia bersama – sama mendominasi podium seri selanjutnya.

Tibalah waktu yang di nanti, harapan tak terduga mereka bertiga sukses sebagai Full podium di seri penutup musim 2000 tepatnya di sirkuit Phillips Island. Persaingan yang di katakan sebagai awal balapan paling ketat sepanjang masa tersebut membawa Biaggi – Capirossi – Rossi sebagai pengisi podium.

Bertiga semakin solid menapaki podium walau tidak setiap seri. Tapi yang pasti setiap musim dari tahun 2000 sampai 2005 mereka sering ada dalam satu podium. Masuknya Marco Melandri 2003 dan mulai ikut menambah kekuatan Italia terasa ketika musim 2005.


Dan kembali Sirkuit Mugello Italia 7 Juni 2005 sebagai momen istimewa dimana 4 Italiano mengisi urut 4 besar. Valentino Rossi, Max Biaggi, Loris Capirossi dan Marco Melandri. Kompak walau sebenarnya antara mereka saling bermusuhan. Rossi vs Biaggi dan Biaggi vs Melandri. Capirossi sebagai penengah…

Hanya saja setelah generasi usai Max Biaggi pensiun 2006 tak bisa lagi full podium. Selebihnya hanya 2 rider saja di tangga juara antara Rossi, Capirossi dan Melandri. Kembali lagi jadi penguasa podium ketika era Andrea Dovizioso serta Andrea Ianonne menjadi bintang.
Pembalap Italia generasi selanjutnya semakin banyak mengisi slot entry list di kelas premier. Sampai musim 2020 ini semua Italia adalah pembalap kompetitif syarat podium. Musim ini dari Valentino Rossi, Andrea Dovizioso, Danilo Petruci, Franky Morbideli, Fransesco Bagnaia, semua merasakan podium dan juara kecuali Valentino Rossi dan Bagnaia yang belum merasakan podium pertama. Minus Andrea Ianonne yang terkena hukuman tak boleh balap karena kasus doping.
Tahun depan outnya duo Andrea yaitu Andrea Dovizioso karena rehat dan Andrea Ianonne karena hukuman terganti dengan masuknya kekuatan muda juara dunia Moto2 2020 Enea Bastianini dan runner-up Luca Marini.
Penulis : Hafid | Foto : MotoGP




