OtomotifZone.com – Cimahi. Peserta Suzuki Indonesia Challenge (SIC) season 2 Cimahi yang didominasi pembalap muda asal Bandung memberi tontonan penuh adrenalin. Balapan ini diikuti 80 pembalap muda Jawa Barat dan hanya digelar sehari, Minggu (13/9), berlangsung di Sirkuit Brigif 15 Kujang II Cimahi, Bandung.
Sirkuit sepanjang 1,2 km yang dibanjiri pecinta balap dan masyarakat Jawa Barat ini telah menjadi lokasi penyelenggaraan SIC kedua kalinya. Lintasan lurus berkarakter high-speed dengan lebar lintasan 7 meter dan 9 tikungan sangat disukai pembalap karena sanggup mengoptimalkan kecepatan Suzuki Satria FU150 dan Suzuki Satria F115 Young Star.
Menariknya, SIC season 2 mendapat respon yang sangat positif dari PengProv IMI Jawa Barat dan Pihak Brigif 15 Kujang II Cimahi berkat penyelenggaraan balap resmi yang sanggup menampung talenta menonjol para pembalap muda dari daerah Jawa Barat dalam jumlah yang banyak.
Kegiatan balap motor untuk menantang nyali pembalap muda di Jawa Barat ini juga menjadi ajang riset bagi para sponsor SIC diantaranya IRC tyre, Denso, Showa, NS Battery dan WRX.

Mayoritas peserta sudah pernah dan terbiasa melakukan balapan di sirkuit Lapangan Brigif Cimahi sehingga tidak banyak menemui kesulitan. Kondisi tersebut sangat menguntungkan ketika para pembalap menggeber Suzuki Satria FU150, mereka dapat memacu kecepatan setinggi mungkin dan mengalahkan peserta lainnya.
Oktarico, juara 1 kelas Satria Cup bersaing keras dengan Lutfi (juara 2) ketika bertanding di Race 1. Keduanya sangat paham dengan kondisi lintasan yang dilalui. Sedikit berbeda dengan Imam (juara 3) yang belum terbiasa di Race 1, namun dengan cepat Imam mampu menunjukan kemampuannya untuk menggungguli pembalap lainnya di Race 2.
Sedangkan kelas Young Star Cup tampil lebih berwarna dengan pembalap pemula yang beraksi layaknya pembalap profesional. Berbagai teknik balap yang mereka miliki diperoleh dari latihan keras bersama pembalap yang lebih senior.
Chepy Armasnyah, juara 1 kelas Young Star Cup harus berjuang keras menghadapi 19 pembalap lainnya yang memiliki skill dan kemampuan yang merata. Sementara Husni Zainul (juara 2) memulai balapan di grid pertama, namun akibat melakukan kesalahan ketika start dirinya harus harus puas finish diurutan keempat di race 1. Di race 2, Husni menunjukan kemampuannya dan berhasil finish pertama mengasapi Chepy diurutan kedua.
“Sebetulnya saya dapat motor enak settingannya ditambah saya kenal betul dengan karakter sirkuit Brigif. Tapi di race 1 saya melakukan kesalahan, kurang fokus saat start sehingga harus puas finish keempat. Race 2, berusaha fokus dan lepas dari rombongan ketika lampu hijau start menyala, saya bisa melakukanya dan finish pertama,” ungkap Husni Zainul pembalap berusia 14 tahun asal Bandung.
Dalam ajang pencarian pembalap muda bernyali dari Suzuki ini, seluruh pembalap dikelas Satria Cup dan Young Star Cup balap menggunakan satu jenis motor yang sama dengn spek khusus. Jika di Satria Cup menggunakan Suzuki Satria FU 150, sedangkan Young Star Cup menggeber Satria F115 Young Star.
Penulis : Indra Gunawan | Foto : Indra Gunawan

