BerandaMotorMitos Atau Fakta? Motor Standar 1 dan 2, Penentu Awetnya Shockbreaker

Mitos Atau Fakta? Motor Standar 1 dan 2, Penentu Awetnya Shockbreaker

Otomotifzone.com — CIKUPA. Saat motor terpakir tidak digunakan, tentunya kendaraan bermotor roda dua kita akan diparkiran secara rapih dalam lokasi garasi rumah.

Untuk jangka waktu yang lama, bisa menggunakan standar 2 dalam merapihkannya. Ini bertujuan buat keamaan motor sendiri, yang mana menghindari hal yang tidak diinginkan deperti terjatuh.

Namun juga, ada yang melakukan sistem parkir dengan standar motor 1, inti tujuannya ialah untuk mengefisiensi lahan parkir agar lebih maksimal, dan motor lebih rapat jaraknya.

Tetapi dalam hal ini, ada sebuah mitos yang beredar. Saat menggunakan standar motor 1 ataupun 2, merupakan hal penentu dari panjangnya umur sebuah shockbreaker. Apakah ini benar adanya?

Menurut salah satu yang dibidangnya, Kiki yang merupakan owner dari QQ Suspension dibilangan Cikupa — Tangerang. Menjelaskan bahwasanya, hal tersebut sebenarnya tidak menjadi patokan penentu.

Qq suspension

“Sebenarnya untuk motor yang pakai standar 2 atau 1 pun, bukan penentunya buat Shockbreaker umurnya panjang. Terbukti motor balap pun standar 2 atau standar paddock yang cukup lama tidak bermasalah untuk itu,” jelas darinya langsung kepada Otomotif Zone. 

Dirinya menambahkan lagi, bahwasanya penentu awetnya shock itu dari cara pemakaian, perawatan, hingga kondisi dari shock tersebut.

“Kalau dipakai secara berlebihan baik berat maupun cara pakainya tentu ini penentu. Selain itu, juga rutin dibersihkan dengan cara cuci,” imbuh darinya.

Qq suspension

Pemilik QQ Suspension ini juga mempersingkat secara mudah, dari kondisi itu. “Shock sendiri yang menentukan utamanya awet yakni dari Seal (karet). Mau baru atau second, jika kondisi seal sebelumnya telah umur, tentunya secara cepat akan bermasalah,” terangnya lagi. 

Jadi menurut penjelasan dari bidang ahlinya, menerangkan bahwasanya Shockbreaker itu ditentukan dari perawatannya. Lalu dari komponen ialah, utamanya di seal. Baik baru maupun second, jika memang sealnya umur akan jadi penentunya. 

Apabila Shockbreaker lebih cepat masa umurnya, dengan masa pakai ataupun dari kondisi barunya. Secara singkatnya, QQ menuturkan, seal shock ini seperti alamiahnya ban kendaraan tidak dipakai. Umurnya bisa lebih cepat, karena pengaruh cuaca sekitar, seperti dinginnya sekitar. 

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot