Vano Mahendra “Licin” di Trek Basah Bodisa

102
Vano Mahendra #62

Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Perhelatan drag bike Bodisa Motor Sport yang terlah usai dilangsungkan pekan lalu (19-20/6/21), di mana terselenggara pada Sirkuit NP TNI-AU Cicangkal, Bogor – Jawa Barat, di hari akhir perhelatan menjadi ajang tarung bintang pebalap hebat nan TOP Nasional. Pasalnya bukan hanya adu gengsi nama besar, serta motor andalan masing-masingnya.

Tetapi juga, beradu kemampuan setiap pebalapnya, pasalnya trek Cicangkal ini memiliki karakter khusus tersendiri. Apalagi pada menjelang akhir hajat drag bike, Sirkuit Non Permanen ini diguyur hujan yang dahsyat. Maka dari itu, separuh dari perjalanan terpaksa dijalankan pada saat kondisi hujan turun.

Salah satu dari sekian kelas itu adalah Sport 2T 155cc Tune Up. Kelas yang didominasikan oleh Kawasaki Ninja 155cc tune up ini, dilepaskan oleh pihak dan pimpinan perlombaan dalam kondisi hujan dan menjadikan trek Sirkuit menjadi basah licin.

ninja
Ninja Tune Up Takens H. Lutfi PRK Creampie

Bukan menjadi halangan untuk pebalap yang mampu menjuarai kelas Ninja Tune Up ini. Sang juara tersebut adalah pengantin muda anyar, Vano Mahendra. Suami dari Ayu Kartika di mana seorang pebalap wanita juga, mampu menjalani wet race Ninja TU dengan santainya. Vano berhasil mentorehkan waktu gemilang yakni 06,887 detik bersama team Takens H. Lutfi PRK Creampie.

“Alhamdulillah ya A pastinya, kemarin sih aku main tenang aja, karena emang udah pede dengan motornya sendiri. Setting motor juga hasilnya 6,8 detik, kemarin sempat peremajaan mesin, ganti blok karena emang udah umur juga. Lanjut sini masih mau prepare lagi A, soalnya InsyaAllah kalau jadi gass Brigif, IDW, dan Gadhruo terakhir,” terang Pebalap penakluk trek basah langsung kepada Penulis.

vano
Vano Mahendra

Selanjutnya, Vano juga memberikan tipsnya dalam mengendarai Ninja Tune Up garapan Penceng PRK Klaten, dalam menngatasi cuaca hujan yang menjadikan trek basah terguyur air hujan.

“Aku sendiri punya trik sendiri, selain percaya diri dan yakin sama motor, kalau hujan biasanya duduk lebih kebelakang A, terus bermain di kopling lebih di smooth in lagi bukanya. Misal engga hujan aku yakin pasti lebih tajam waktunya,” jujurnya langsung kepada Penulis.