Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Bermain dengan bangga dan percaya diri, tim asal Kediri – Jawa Timur yang berangkat dengan sengaja bertolak dari home basenya, hingga menapaki Bogor – Jawa Barat nampaknya langsung memberikan penampilan yang beringas dan tidak main-main.
Team asal Kediri tersebut ialah Wijaya Racing Kediri. Menduetkan pebalap kuncinya Adit Coco dan Raka Komang, pada gelaran hari pertama Bodisa Drag Bike 201 Meter di kelas FFA Herex, tim dan pebalap langsung menunjukan kemampuannya, (19/6/2021).
Raka Komang pebalap didikan Wijaya Racing Kediri yang berhasil menjadi tercepat dengan waktu menggila di kelas FFA Herex. Catatan waktunya adalah 07,253 detik. Namun sayang rekan satu timnya, Adit Coco harus mendapat apel merah alias jump start, andai saja tidak mendapatkan itu Adit mungkin bisa menjadi yang pertama pasalnya JS yang dialaminya ialah tipis dan waktu lebih cepat 7,1 detik.

“Herex ini tidak lakukan repair, setting dan sebagainya, hanya sempat ganti oli aja. Soalnya ini motor laga juga, settingannya pun masih sama seperti sebelumnya. Di sini tinggal langsung gass aja. Harusnya ini bisa lebih baik lagi mas, tapi mungkin karena ini ada kendala di aspal Sirkuit. Kali ini berbeda dari Sirkuit sebelumnya, ini pasir debu engga ada tapi kalau start ikut angkat, kalau satunya lagi itu sebelumnya, pasir debu ada tapi aspal padat,” jelas Raka Komang langsung kepada Penulis.
Herex yang memiliki penampilan “nyeleneh” alias lain dari pada yang lain, di mana motor herex ini menggunakan fairing sendiri di antara para pesaingnya. Ternyata menurut penuturan sang juara FFA Herex, dirinya mengungkapkan itu memiliki fungsi bukan hanya sekedar style saja.

“Pakai fairing ini ada fungsinya mas. Bukan Cuma style aja, saya sendiri jadi lebih fokus pandangannya, apalagi kita bawa motor si angina engga kena bada kita, dia langsung terbelah aerodinamis gitu mas jadinya,” tutur Raka langsung kepada Penulis.

