Beranda blog Halaman 994

PP IMI Kaji Ulang Jadwal Kejurnas Motoprix 2021

0
Bebek 4T 150cc di Motoprix 2019 Sirkuit Bukit Peusar Tasikmalaya

OtomotifZone.com – Jakarta. Setelah banyak sekali pesta akbar otomotif gagal diselenggarakan, akhirnya PP IMI selaku organisasi tertinggi di Indonesia mengkaji ulang jadwal. Terutama jadwal Kejurnas Motoprix seluruh region yang harusnya beberapa event di daerah sudah diselenggarakan.

Seperti kita ambil contoh event di Semarang dan Padang. Dua event Kejurnas Motoprix di dua daerah itu gagal diselenggarakan meski beberapa peserta sudah bersiap. Semua memiliki kendala dalam perizinan. Yang membuat Pengprov harus mengundurkan eventnya. Oleh sebab itu PP IMI mengkaji ulang jadwal.

Agar lebih jelas berikut jadwal terbaru Kejurnas Motoprix 2021:

Segera, Sekretariat IMI Pusat Pindah Ke GBK, MOU Sudah Ditandatangani

0
pendatangan MOU penggunakan gedung GBK

OtomotifZone.com-Jakarta. Terobosan demi terobosan baru dilakukan Bamsoet dan jajajarannya untuk membuat organisasi IMI semakin mendapat tempat dihati pelaku dan pemerintah, setelah sebelumnya mengeluarkan SK pembebasan biaya start permission dan KIS Internasional, kali ini sekretariat IMI Pusat segera menempati salah satu gedung Gelora Bung Karno.

Hari Jum’at, 11 Juni 2021 beberapa saat sebelum tulisan ini dibuat, Bamsoet didampingi jajaran pengurus IMI Pusat periode 2020-2024 mendatangi Gelora Bung Karno dan menandatangi MOU tentang penempatan dan pemanfaatan salah satu gedung GBK menjadi sekretariat IMI Pusat.

Dalam MOU yang ditandatangi Direktur GBK dan Bamsoet menyepakati pemanfaatan gedung GBK selama 5 tahun kedepan untuk dipergunakan sebagai kantor IMI Pusat untuk menjalankan roda organisasi otomotif terbesar di Indonesia.

Bamsoet dan jajaran pengurus IMI Pusat dan Dir GBK

IMI Pusat dimasa sebelum SA sebagai ketua, gedung GBK sempat dipergunakan sebagai sekteratian IMI Pusat,kemudian pindah tempat sesuai kebijakan ketuanya, dan dibawah Bamsoet, gedung GBK kembali menjadi sentra kegiatan terpusat IMI Pusat untuk 5 tahun mendatang, karena 4 tahun sebelumnya IMI Pusat bermarkas dijalan Minangkabau.

Kapan mulai dipergunakan..? “kami membutuhkan waktu 5-6 bulan untuk merenovasi atau merubah bentuk interior gedung ini sesuai dengan kebutuhan sekretariat IMI Pusat, secepatnya kami akan launching penggunaan secara resminya”, kata Eddy Saputra, plt Waketum R2 yang ikut mendampingi Bamsoet dalam penandatangan MOU tersebut.

Selamat menempati gedung baru.

penulis : Edi Batrawan | photo : Dok OZ

KIS Internasional dan Start Permission GRATIS..!!!

0
Team Karting Indonesia juara IAME Asia

OtomotifZone.com-Jakarta. Keluhan pembalap, entrant bahkan orangtua pembalap tentang mahal dan besarnya biaya start permission dan KIS Internasional yang harus dikeluarkan saat akan berlaga diajang internasional rupanya didengar Bamsoet, dan akhirnya lahirlah sebuah SK IMI Pusat.

SK :nomer 101/IMI/KEP/A/VI/2021 yang ditandatangani dan dikeluarkan pertanggal 9 Juni 2021 beberapa hari yang lalu menjadi sangat berarti bagi para pembalap Indonesia yang akan bahkan sering berlaga diajang Internasional menjadi salah satu berita bagus, karena selama ini pembalap harus mengeluarkan uang untuk mendapatkan surat tersebut, jika 1 pembalap mengikuti seri Asia dan beberapa event internasional lainnya pasti akan terasa.

Penulis sejak 2013 mengawal para pegokart Indonesia berlaga diajang Internasional, baik Asia, Eropa dan kejuaraan dunia, orang tua pembalap sering mengeluhkan besarnya pengeluaran untuk mendapatkan start permission, dan meski menjadi juarapun, hampir belum pernah mendapat sambutan ataupun ucapan selamat dari regulator saat kakinya menginjak bumi Indonesia, itu yang penulis alami diajang karting, mungkin di roda 2 berbeda, celotehan-celotehan orang tua, entrant dan pembalap beragam, mulai dari kita udah bayar, membawa Indonesia dan menang, tapi disambut juga engga, itu yg sering penulis dengar saat pembalap Indonesai menjadi juara.

Namun dengan keluarnya surat tersebut, IMI pusat peka dengan kondisi tersebut, sama-sama kita ketahui balap tidak murah, namun jika ada post yang bisa dikurangi, tentunya beban biaya bisa digeser untuk keperluan lainnya.

Prassetyo kibarkan Merah Putih didampingi Handi Hardja (orang tua)
Prassetyo kibarkan Merah Putih didampingi Handi Hardja (orang tua)

“Bagus dong bikin kemudahan dan menghilangkan birokrasi dan sudah seharusnya aturan begini demi kemajuan otomotif di Indonesia diluar negeri, balap sudah biaya mahal masih juga dibikin sulit, masalah start permision, kita balap membela negara kok masih di duitin lagi apa kata negara tetangga dan negara Eropa”, papar Handi Hardja, orang tua Prassetyo Hardja yang membawa harum Indonesia diajang Asia,Eropa dan dunia.

Memang negara lain bagaimana dengan atlitnya? “malah Eropa kalau ada balap international pembalapnya di suport tiket pesawat dan hotel, saya taudari Hungaria malah tambah uang saku. Dunia otomotif kita ketinggalan jauh karena suport dari pemerintah tidak ada, pembalap yang level dalam negeri yang masih baru juga segan untuk jenjang karir atlit nya dan yang sudah level Asia dan Eropa tidak ada suport dan perhatiannya, makanya pembalap baru melihat contoh para senior yg sudah level Asia tidak disuport akhirnya bibit baru pembalap kita tidak bisa 100% on fire karena berfikir percuma, karena selama ini pemerintah all out untuk bola dan bulutangkis saja”. tambah juara Rotax Asia kelas master max.

SK IMI Pusat pembebasan Biaya Administrasi start permission

Untuk dapat dibebaskannya biaya administrasi bagi pembalap di olahraga Sepeda Motor dan Olahraga Mobil dalam mendapatkan Kartu Ijin Start Internasional dan Start Permission, serta biaya pendaftaran penyelenggaraan event Internasional, wajib mengikuti ketentuan sebagai berikut : 1. Menyampaikan surat permohonan dengan tanda tangan dari pembalap, dan atau Manager Team. 2. Dalam mengikuti kegiatan kegiatan balapan wajib mempergunakan logo IMI. 3. Penyelenggara event Internasional wajib mengajukan permohonan secara tertulis untuk pembebasan biaya pendaftaran penyelenggaraan event Internasiona1 yang harus dibayarkan kepada IMI dan biaya tersebut adalah merupakan dibawah kewenangannya IMI

Penasaran dong ini pasti ada orang dalam yang concern dengan dunia motorsport, tanpa pikir panjang dan lagi viral, Eddy Saputra adalah orang yang tepat untuk kita kepoin, siapa sih pa Plt Waketum R2 yang punya usul hingga keluarnya SK tersebut..? “SK itu keluar karena pa Bamsoet peka dengan suara dibawah, dan saya mengusulkan untuk dilakukan perubahan tentang aturan tersebut, ini adalah salah satu bentuk support kecil PP IMI kepada seluruh pembalap Indonesia yang berlaga di balapan internasional, beliau sendiri sangat perhatian dan berharap otomotif berbicara diajang internasional, tentunya membuat pak Bamsoet menyetujuinya demi kemajuan”.

Eddy Saputra, Plt Waketum R2 dan Direktur Off the Road R2 IMI Pusat

Dan ternyata sebelum SK ini keluar rupanya sudah direaliasikan lho, “Keberangkatan Mario Suryo Aji diajang Redbull rookies dan CEV dan Sean Gelael saat berlaga di Dubai adalah langkah awal IMI Pusat memberi kemudahan,” tambah plt Waketum R2 IMI Pusat.

Waah asik tuh, tapi apa gak sekalian nih pa Eddy, KIS Internasional juga dibebaskan untuk para pembalap Indonesia yang berlaga diajang Internasional? semoga direalisasi ya pa?.

Penulis : Edi Batrawan | photo : dok OZ

Dibekali mesin 1000cc Turbo: Toyota Raize Mampu Melaju 160Km/Jam

0

OtomotifZone.com – Surabaya. Satu bulan lebih setelah resmi diluncurkan di Surabaya, Auto2000 Jawa Timur menepati janjianya dengan mengadakan Test Drive Toyota Raize & Media Gathering pada hari Selasa (8/6).

“Hari ini kita akan buktikan bersama-sama kemampuan mesin 1.000cc Turbo Toyota Raize, yang sejak bulan Juni 2021 ini kami sudah menerima sebanyak 148 SPK,” buka Judianto, Operation Manager Auto2000 Jatim sebelum memulai acara.

Pada kesempatan yang sama, Faris Henky Kurniawan, Korwil Auto2000 Wilayah 2 menyampaikan, “Kami sengaja memilih rute ini karena jalan yang akan kita lalui cukup beragam. Mulai dari kemacetan, jalan panjang saat melewati tol, bahkan jalan menanjak menuju lokasi pemberhentian nanti. Kami harap dengan rute ini teman-teman media bisa mencoba smua fitur yang ada di Toyota Raize.”

Start dari Auto2000 Ahmad Yani, Surabaya, 6 unit test car yang terdiri dari 5 unit varian 1.0T GR Sport bertransmisi CVT dan 1 unit 1.0 GR Sport TSS CVT siap meluncur menuju Highland Grill di kaki Gunung Arjuno, Lawang, Kabupaten Malang membawa rombongan awak media.

Judianto, Operation Manager Auto2000 Jatim memberangkatkan rombongan test drive Toyota Raize awak media

Etape pertama (Surabaya-Lawang) Otomotifzone.com yang kebagian varian 1.0T GR Sport CVT merasakan sebagai penumpang di jok depan.

Toyota Raize varian 1.0T GR Sport CVT yang dikendarai OZ dan tim

Interior

Pandangan sama dengan posisi pengemudi cukup luas melihat kedepan. Posisi duduk juga nyaman dengan postur OZ 158cm masih banyak ruang tersisa.

Melirik kebelakang, Toyota sengaja mendesain bangku baris kedua dapat memuat 3 penumpang. Ini terbukti dengan 3 headrest dan 3 seatbelt 3 titik yang telah dilengkapi fitur Seatbelt Warning.

Performa

Saat melaju di Tol, Toyota Raize yang diisi 4 penumpang enteng diajak ngebut termasuk saat jalanan menanjak, mobil tetap nyaman dan powerfull. Mesin 1000cc Turbonya membuat compact SUV ini tidak ngoyo. Kecepatan 100km/jam sangat mudah diraih. Masih penasaran dengan performanya test drive kami injek pedal gas dalam-dalam, hasilnya cukup membuat kami terkejut. Kecepatan 160km/jam bisa diraih saat melewati jalan tol Porong-Lawang.

Hal ini juga dibuktikan langsung saat OZ duduk dibangku kemudi perjalanan pulang, kecepatan 165km/jam bisa diraih saat jalan menurun.

Jalan tol panjang Porong-Lawang jadi pembuktian top speed Toyota Raize

Saat melaju pada kecepatan 100km/jam lebih mobil tetap tenang. Gejala limbung yang timbul karena jalan bergelombang dapat dieliminir dengan karakter sasis dan keberadaan fitur VSC (Vehicle Stability Control) secara aktif mengurangi risiko terjadinya gejala understeer yang jadi karakter bawaan mobil penggerak roda depan seperti Raize ini.

“Ini karena Toyota Raize dibangun menggunakan platform TNGA (Toyota New Global Architecture) yang menawarkan 5 keunggulan, yaitu kualitas mengemudi, kenyamanan yang lebih baik, fitur terkini, performa hebat dan keamanan berkendara,” jelas Faris Henky Kurniawan yang satu mobil dengan OZ.

Tembus 160km/jam

Bagi pengendara yang suka dengan kecepatan dan mengendara lebih agresif, Toyota menyediakan fitur Power Mode dan mode perpindahan sekuensial dengan simulasi 7 percepatan pada transmisi CVT-nya. Toyota juga menyematkan fitu paddle shift untuk memudahkan perpindahan gigi agar saat mengemudi bisa lebih fokus.

Paddle shift memudahkan perpindahan gigi

“Untuk konsumsi bbm, di tol bisa tembus 20km/liter. Sedangkan dalam kota 13km/liter,” ungkap Hengky.

Audio

Head unit 9 inci interactive

Selain performa, saat perjalanan jauh audio juga mempunyai andil membuat nyaman dalam berkendara. Ini berkat Head unit 9 inci interactive tertanam di semua tipe Toyota Raize.

Konektivitas ke smartphone sangat gampang, fitur setting audionya cukup mewah. Mulai dari graphic equalizer, hingga mengatur fader dan balance untuk mendapatkan staging suara yang paling pas untuk pengemudi atau penumpang.

Fitur Canggih

Di varian tertinggi (1.0T GR Sport TSSS), Toyota melengkapi Raize dengan fitur-fitur keamanan yaitu Rear Cross Traffic Alert, Blind Spot Monitoring serta fitur keamanan canggih yang belum dimiliki pesaing di kelasnya seperti Lane Departure Assist with Steering Control, Pedal Miss-operation Control, Pre Collision System, Adaptive Cruise Control dan Front Departure Alert.

Toyota Raize Varian 1.0T GR Sport CVT dibanderol Rp 263.383.000 (One Tone) dan Rp 265.983.000 (Two Tone). Sedangkan varian 1.0T GR Sport TSS CVT Rp 281.133.000 (One Tone) dan Rp 283.533.000 (Two Tone).

Kesimpulan

Dari hasil OZ saat test drive Toyota Raize baik sebagai pengemudi maupun penumpang didepan dan belakang, secara keseluruhan compact SUV terbaru Toyota sangat nyaman, berkendara jadi lebih menyenangkan dengan semua fitur canggihnya. Sangat layak untuk meminang Toyota Raize.

Penulis: Hendra Sonie | Foto: HS, Toyota, Aki/Otoplus-online

Eddy Saputra Resmi Gantikan Sadikin Aksa Sebagai Plt Waketum Roda 2

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Ikata Motor Indonesia selaku organisasi tertinggi sepeda motor dan Mobil Indoneia umumkan surat terbaru mereka. Terutama mengenai izinnya Sadikin Aksa yang ditunjuk sebagai Wakil Ketua Umum Olahraga Sepeda Motor  IMI Pusat. Yang mana Sadikin izin dari jabatannya untuk sementara waktu. Lalu Siapa penggantinya?

Dalam surat layangan IMI ini jelas, nama Eddy Saputra akan menggantikan Sadikin Aksa. Eddy Saputra sendiri awalnya sudah memiliki jabatan untuk kepengurusan baru periode 2020 sampai 2024. Namun dengan izinya Sadikin membuat Eddy menggantikan kedudukan Sadikin Aksa. Ini semua ada tujuan dan kepentingan lain dari IMI Pusat.

“ IMI memberi izin untuk tidak aktif sementara waktu kepada Sdr. Sadikin Aksa, dalam kedudukannya selaku Wakil Ketua Umum Olahraga sepeda motor Ikatan Motor Indonesia Pusat masa bakti 2020 – 2024 dikarenakan tugas diluar negri beberapa waktu,” jelas dalam surat dari PP IMI.

Lanjutnya,” Menunjuk Sdr. Eddy Saputra , Direktur Off The Road Olahraga Sepeda Motor Ikatan Motor Indonesia Pusat masa bakti 2020 – 2024 sampai dengan batas waktu dikeluarkannya ketetapan perubahan,”

Dalam surat ini juga menjelaskan bahwa pergantian ini dilakukan agar tidak mengganggu kinerja dalam bidang Olahraga Sepeda Motor Ikatan Motor Indonesia Pusat masa 2020 – 2024. Semoga dengan pergantian ini ajang otomotif terutama balap motor Indonesia bisa dijalankan.

Untuk info lebih jelasnya, tunggu berita Otomotif hanya di OtomotifZone. Dan pastinya OtomotifZone Update terus

Bintang Centula Resmi Diperkuat Dua Pebalap 2021

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Gagalnya Kejuaraan Nasional Motoprix region Sumatera menimbulkan banyak berita yang bisa diulas. Selain gagalnya event putaran Sumatera Barat, pemberitaan ramai adalah para peserta yang sudah siap untuk bertarung di putaran pembuka ini. Ada satu tim yang bikin gempar dan menjadi perbincangan hal ramai. Mereka adalah pasukan Bintang Centula dari Sumatera Selatan.

Ya tim yang dikomandoi oleh Aldi Gurlanda ST, MM selaku owner datang pada putaran perdana ini. Mereka datang dengan skuad penuh. Yang manjadi pertanyaan adalah untuk apa mereka ke Padang. Usut punya usut, Taufik TMS selaku kepala Mekanik menjelaskan tujuan mereka turun di putaran Padang yang bila mana jadi diselenggarakan tersebut.

“ Kita mendapatkan mandate dari owner untuk kembali tarung di Sumatera. Makannya kita datang dengan skuad penuh ketika kita datang di Sumatera Barat. Kita sudah siapkan dua pebalap yang sudah ditunjuk oleh tim. Kita akan main satu Expert dan satu Novice. Yang mana nantinya ini merupakan skuad tahun 2021 untuk tarung di Motoprix Sumatera,” ujar Taufik TMS langsung kepada OtomotifZone.com.

Kedatangan tim ini membuat banyak pertanyaan. Sebab sebelum pandemic, tim ini tarung di region Jawa. Mereka merasakan panasnya persaingan di region Jawa. Dan sampai awal tahun 2021 ini banyak yang menyangka tim ini tetap bertarung di region Jawa. Karena proses setting motor terus dilakukan di Semarang.

“ Untuk tahun 2021 ini kita tetap diperkuat oleh Hafid JW dikelas Expert dan Silmi Halsinky dikelas Novice. Pada awal tahun kita sudah persiapkan motor kita di Semarang. Hafid yang terus lakukan setting motor. Karena kebetulan bengkel TMS berada di Jogja jadi dekat setting di Semarang,” jelas ayah dua anak tersebut.

Selain datang ke Region Sumatera kembali, formasi tim Bintang Centula yang bikin geger. Silmi Halsinsky mantan Juara Region Sumatera memperkuat tim asal Sumatera Selatan ini. Lalu apakah mereka akan membuat kejutan kembali di Sumatera? Kita tunggu saja kabar beritanya hanya di otomotifZone.com

Kangen Oemah Kayoe, Tongkrongan Menarik Bagi Bikers dan Keluarga

0

OtomotifZone.com – Kuningan. Kangen Oemah Kayoe bisa jadi pilihan tongkrongan menarik bagi para bikers dan keluarga untuk melepas lelah maupun penat setelah beraktivitas. Ini bisa jadi lifestyle andalan, karena lokasinya berada di Jl. Seda, Desa Trijaya, Mandirancan, Kuningan, Jawa Barat, yang berada persis di bawah kaki gunung Ciremai setinggi 3.078 mdpl.

Dengan pemandangan alam gunung tertinggi di Jabar yang berhawa sejuk, membuat otak kembali fresh sambil ditemani oleh seduhan kopi racikan dari Bilal Khoirul dan Ega Afrizal, barista yang piawai memadukan beragam kopi, aneka soft drink, cemilan dan makanan berat.

Desain bangunan Kangen Oemah Kayu terbuat dari kayu jati

Tampillan dari Kangen Oemah Kayoe ini sangat unik, desain utama hingga spot lainnya terbuat dari bahan kayu jati yang sudah berusia cukup tua dan bangunannya model rumah joglo khas Jawa. Tidak heran, karena Agus Triwono, sang pemilik yang berasal dari Yogyakarta dan juga bikers penghobi motor antik serta tergabung dalam Motor Antique Club Indonesia (MACI).

Di sudut ruang pendopo, terdapat moge chopper milik Agus Triwono

Masuk ke ruangan pendopo yang berada di tengah, terdapat satu unit Vespa klasik model bulat dan motor gede alias moge chopper di kedua bagian sisinya. Sedangkan di posisi tengah, terpampang dua motor custom yang jadi display milik dari Ega Afrizal, yang juga lady biker.

Santai sambil menikmati kopi racikan Bilal Khoirul dan Ega Afrizal

“Kangen Oemah Kayoe dibangun 2 tahun, tapi baru dibuka secara resmi sekitar 6 bulan lalu. Pak Agus Triwono ini juga punya koleksi lain seperti BSA dan motor trail Yamaha DT. Beliau suka dengan hal yang antik dan klasik, jadi di padukan antara bangunan ini dan hobinya itu,” kata Ega Afrizal, yang juga custom enthusiast.

Sudut ruangan Kangen Oemah Kayoe nampak unik dan menarik

Bukan hanya sekedar untuk tongkrongan semata, namun di Kangen Oemah Kayoe ini terdapat cottage untuk menginap, sarana untuk meeting dan wedding, resto serta traveling berupa adventure menggunakan kendaraan Jeep dengan mengitari di sekitar daerahnya ini.

Selain buat nongkrong, juga terdapat cottage dan traveling adventure

“Pokoknya dijamin betah dan seru kongkow di Kangen Oemah Kayoe ini, cocok bagi para bikers dan keluarga. Sejak dibuka sudah banyak klub motor yang singgah dan bikin acara. Bahkan dari kalangan umum dan perkantoran pun bikin pertemuan di sini. Untuk reservasi bisa hubungi 0822-5555-5364 atau 0821-2093-4383,” sebut Ega Afrizal.

Penulis : Obeth | Foto : Obeth

BrothersipX Camp Ride, “Have Fun Go Ride”

0

OtomotifZone.com – Lampung. Wisata selalu menjadi hal yang menyenangkan, begitupun untuk para bikers touring pastinya sambil di isi dengan agenda berwisata menikmati waktu libur dan refreshing. Mengusung tema ride & camp Brothersipx mengambil lokasi camp di Bukit Cendana Kabupaten Pesawaran Lampung.

“Camping selalu menjadi agenda rutin dari BrothersipX, memaknai konsep hiburan dengan kesederhanaan, menikmati keindahan alam ciptaan tuhan dan tentu saja perjalanan yang akan memiliki cerita keseruan sendiri bagi para member karena pasti medan perjalanan yang tidak biasa dan variatif.” terang Rizki BSX yang akrab di sapa Pakde.

Camp Ride

Mulai tikum di area SPBU Lembah Hijau Bandar Lampung sekitar 30 peserta camp ride ini mempersiapkan kelengkapan, kendaraan dan protokol standar kesehatan. Start perjalanan dimulai dengan di bagi rombongan keberangkatan agar konvoi tidak mengganggu lalu lintas umum, menyusuri rute pinggir pantai Bandar Lampung – Pesawaran di lanjutkan mulai menapaki wilayah pegunungan Padang Cermin menuju lokasi Camp.

“Luar biasa seru dari pemandangan pantai lanjut mendaki pegunungan dengan pemandangan area pesawahan asri walau beberapa kali menemui beberapa medan terjal dan jalan yang sedikit rusak tapi terbayar nih dengan keindahan panorama di puncaknya.” ujar Dea salah satu ladies bikers BSX yang berChopper.

Di sini memang di setting agar keakraban dan kekompakan antar member makin hangat jadi no senioritas semua saling akrab membaur selama kegiatan ini dari mulai datang, api unggun riang, makan riung bersama, games2 spontan agar sesuai dengan tema kegiatan kita “Have Fun Go Ride” yang tidak hanya riding saja. Bro Edna BSX sebagai
komando acara menjelaskan.

Editor : Suhendri Wibowo | Kontributor : Budi Ngudiono

Lahir di Era Pandemi, Tim GTX Funmo Gandeng Ridho Jion

0

OtomotifZone.com – Sumut. Di era pandemi covid-19 seperti ini memang sangat jarang sekali ada event yang dapat di gulir akibat pembatasan dan peraturan yang sangat ketat. Tapi, Funmo yang merupakan sebuah perusahaan berbasis aplikasi digital pembayaran dan pembelian ini malah mengembangkan sayapnya dengan membentuk sebuah tim balap grasstrack di Sumut. (9/6)

Funmo yang di komandoi oleh Dollysya ini membuat sedikit warna tak biasa, pada umumnya di tim gtx sumatera utara. Pasalnya, Funmo menerapkan sistem kontrak pembalap dan mekanik hitam di atas putih, alias kontrak tertulis yang memiliki dasar hukum.

“Ya benar, kita membuat sebuah kontrak kerja antara tim dengan pebalap. Semua ini karena dalam sebuah tim harus profesional baik manajemen tim maupun pebalap. Dan agar tidak terjadi hal-hal yang tak di inginkan di kemudian hari. Dengan ini juga kan pebalap merasa lebih di hargai, karena semuanya sudah jelas tertulis dalam kontrak, termasuk masalah honor.” Jelas Dollysya.

Lalu siapa pembalapnya? Yes, Funmo JC Suspension 259 Rival JTMX Henz Racing Nanoxy ini baru saja secara resmi memperkenalkan pembalapnya. Ridho Harwi Pangestu alias Ridho Jion 122 menjadi pilihan Funmo.

Ridho Jion menandatangani kontrak 1 tahun 6 bulan dengan Funmo dan berharap tim barunya ini dapat membantunya mengukir lebih banyak prestasi lagi.

Editor : Suhendri Wibowo | Penulis/Foto : Fajar

Yang Pengendara Wajib Tau: 7 Tips Hindari Blind Spot

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Berkelana dengan sepeda motor di jalan raya memang menyenangkan dan lebih efisien secara waktu. Dengan dimensi yang lebih kecil, sepeda motor memiliki kemampuan berkendara lebih lincah dan mudah untuk menyalip kendaraan lain, namun juga berpotensi sulit terdeteksi di area blind spot kendaraan lain yang lebih besar.

“Seringkali pengendara kurang berhati-hati ketika berada di samping atau belakang kendaraan yang memiliki ukuran besar sehingga tanpa sadar pengendara sepeda motor berada pada posisi blind spot yang berpotensi terlibat dalam kecelakaan ketika berkendara,” ujar Manager Safety Riding PT Astra Honda Motor (AHM) Johanes Lucky.

Blind spot merupakan “titik buta” kendaraan yang tidak bisa dijangkau oleh mata pengendara dan spion standar kendaraan. Untuk menekan potensi terjadinya kecelakaan akibat “titik buta” tersebut, berikut tips untuk mengantisipasinya:

Blind Spot
  1. Pahami dan ketahui area blind spot kendaraan kita dan juga kendaraan lain dengan mengikuti pelatihan safety riding agar mampu memprediksi bahaya apa saja yang dapat terjadi ketika bekendara. Salah satu tempat pelatihan safety riding yang tersedia saat ini bisa ditemui di AHM Safety Riding Park, Deltamas, Cikarang.

2. Pastikan area blind spot kita secara visual dengan melihat ke kanan atau ke kiri sebelum berubah arah atau lajur kendaraan. Alternatif lainnya, dapat juga memasang spion tambahan untuk meminimasi area blind spot kita.

3. Fokus mata dan pendengaran saat berkendara untuk memaksimalkan kewaspadaan kita terhadap lalu lintas jalan. Untuk itu, hindari mendengarkan musik dengan headset saat berkendara serta hindari menggunakan knalpot tidak standar karena berpotensi menurunkan konsentrasi dan kewaspadaan kita saat berkendara.

4. Selalu memposisikan di area luar blind spot kendaraan lain agar terlihat oleh kendaraan lain.

5. Bunyikan klakson atau lampu untuk melakukan konfirmasi kepada pengguna jalan lain bahwa apabila kita berada pada area blind spot-nya dan segera keluar dari area blind spot tersebut.

6. Menggunakan pelengkapan berkendara yang terlihat, sehingga tidak mudah terabaikan oleh kendaraan lain.

7. Selalu jaga jarak aman dengan kendaraan lain saat berkendara.

“Semakin besar suatu kendaraan maka “titik buta” saat berkendaranya semakin luas. Selain memahami posisi blindspot suatu kendaraan, pengendara juga harus menerapkan #cari_aman dalam berkendara sehingga meminimalisir resiko kecelakaan,” tutup Lucky.

Editor : Suhendri Wibowo | Sumber : DAM