Beranda blog Halaman 944

Keluarga Besar OtomotifZone Berduka

0

OtomotifZone.com – Bali. Berita duka dialami seluruh keluarga OtomotifZone. Karena salah satu keluarga OtomotifZone harus menghadap sang pencipta terlebih dahulu (12/9/21). Kepergian salah satu keluar kita membuat luka dalam bagi kita semua. Hanya doa yang bisa kita berikan untuk kepergian salah satu keluarga kami.

Gde Adisutayana Anargya Sajjana salah satu keluarga OtomotifZone asal Bali tutup usia meninggalkan kita semua. Bli Gde sapaan akrab dalam meja redaksi menjadi sapaan akrab almarhum. Bli Gde sendiri merupakan keluarga OtomotifZone yang bertugas dikawasan Bali dan sekitarnya.

Bli Gde tutup usia setelah menjalani perawatan khusus di rumah sakit. Pukul 04.00 WITA almarhum tutup usia. Menurut salah satu rekan akrab OtomotifZone sekaligus pelaku balap Motocross Vicky Sudarsana dari Bali MX Bli Gde sudah beberapa kali masuk rumah sakit.

“ Ya betul, Bli Gede tutup usia tadi pagi jam 04.00 WITA. Beliau terkena Sitokin. Sebelumnya sudah masuk rumah sakit selama dua minggu. Tapi masuk lagi ke rumah sakit tiga minggu,” ujar Vicky.

Kesehatan memang sangat mahal. Kami segenap keluarga besar OtomotifZone berbelasungkawa sedalam dalamnya. Semoga beliau ditempatkan di sisi sang pencipta. Kita hanya bisa berdoa untuk beliau karena beliau orang yang baik.

Tim Papan Atas Absen Datang Ke Piala Presiden dan Kejurnas Motoprix Muba, Kenapa?

0

OtomotifZone.com – Muba. Kabar mulai memanas diajang balap Kejurnas Motoprix dan Piala Presiden yang akan diselenggarakan (18-19/9/21) di Sirkuit Skyland, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Dikabarkan tim tim papan atas asal Sumatera tidak akan berangkat ke Kejurnas Motoprix di Muba akhir pekan ini. Alasannya simple, mereka masih trauma dengan kejadian di Sumatera Barat.

Memang untuk menengahi, tim redaksi sempat menulis bahwasannya panitia penyelenggara akan menjalankan Kejurnas Motoprix. Mereka sampai sampai memberi jaminan kepada peserta bila mana event ini tidak jalan. Tapi para peserta masih trauma dan mereka memiliki persepsi sendiri mengapa tidak mau jalan.

“ Kita mau minta dari panitia hanya mengeluarkan bukti surat rekomendasi dari PP IMI. Cukup Sumatera Barat saja kita kena Prank. Jangan sampai Sumatera Selatan pun kami di Prank. Kita tunggu sampai hari Selasa siang bila mana panitia tidak bisa menunjukan surat kita tidak jalan. Karena jarak tempuh kita jauh. Terutama para peserta dari Medan,” ujar Korik selaku manager tim Suhandi Padang 88.

Memang kalau bicara jarak, tim dari Medan contohnya mereka harus menempuh waktu 3 hari 2 malam kurang lebih untuk sampai di Muba. Bila mana mereka sampai hari Selasa tidak mendapat kabar, mereka sedikit kewalahan untuk sampai di Muba. Ini perhitungan yang tepat dan panitia memang harus memikirkan itu.

Tapi mau bagaimana kalau penyelenggara baru bisa menunjukan dalam waktu mepet? Pastinya tim seperti Sumatera Utara akan terlalu mepet sampai di Muba dan bisa jadi mereka malah kecapean. Itu yang menjadi pikiran bagi para peserta.

Sampai berita diterbitkan, tim redaksi juga sudah mencoba menghubungi pihak PP IMI selaku badan organisasi yang mengeluarkan surat itu. Tapi beberapa kali dihubungi, chat pribadi tim redaksi hanya dibaca dan tidak ada balasan.

Kalau bicara minggu lalu, saat pihak PP IMI berkomunikasi dengan tim redaksi memang IMI Sumatera Selatan sudah membayar biaya rekomendasi PP IMI. Dan tim redaksi suruh menunggu sampai hari Senin surat tersebut pukul 12.00 WIB. Akan tetapi pada pukul 12.00 WIB tim redaksi hubungi, pihak PP IMI tidak bisa dihubungi.

Lalu bagaimana nasib Kejurnas Motoprix Sumatera Selatan? Penyelenggara menjamin tetap jalan namun peserta banyak yang tidak akan turun? Kita tunggu saja kabar beritanya hanya di OtomotifZone.com

Jhonz Sakera Terbaik di Kelas Khusus Oli Pikoli

0
Jhonz Sakera dengan Ninja Standard Garapan V-Reinz

Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Pikoli Moto Racing Oil bersama Bodisa Motor Sport bekerja sama dalam sebuah ajang balapan drag bike 201 Meter di Sirkuit Non Permanen TNI-AU Cicangkal, Rumpin, Bogor, Jawa Barat. Hajat balapan ini telah usai berlangusng pada akhir pekan kemarin (12/9/2021). Oli Pikoli mengambil keputusan, untuk mengunci 2 kelas yang dimiliki oleh Bodisa Motor Sport, Matic 130cc STDR Pemula dan Sport 2T 155cc FS Open.

Pada kelas Ninja Standard Open, fantastis lesatan yang dihasilkan oleh Jhonz Sakera selaku pria tercepat di kelas tersebut. Jhonz bersama Ninja garapan V-Reinz itu, sukses mencatatkan waktu tercepat 07,142 detik bersama timnya Twins Project Bee Racing, menggunakan Oli Pikoli.

Pemabalap yang kental dengan logat Maduranya ini harus berjibaku dengan serius dalam kelas yang ditarungkan tersebut. Sebab tidak mudah untuk menghasilkan catatan watku terbarik 7,1 tersebut, pasalnya para kompetitornya yang lain pun rapat menghasilkan catatan yang serupa dengan dirinya.

Jhonz Sakera #45

“Engga mudah Mas untuk balapan kelas itu kemarin. Keputusan cepat juga harus diambil, soalnya kelas ninja standard ini wajib menggunakan Oli Pikoli, di mana biasanya bukan menggunakan oli bawaan yang biasa kita pakai. Lalu juga ada kendala dengan Sirkuit yang mulai agak licin. Karena saya percaya dengan motorku, Alhamdulillah hasilnya Mas,” buka Jhonz Sakera langsung kepada Penulis.

Dirinya pun melanjutkan, “Kemarin oli pakai sedikit, karena oli sendiri sangat ngaruh ya, jadi engga mau ambil resiko, kemarin pakaipun engga lama kampas kopling sudah kena. Lalu aspal sendiri juga udah licin, aku akalinnya hampir sama kaya bawa motor di brigif, yang penting lepas dulu, terus gear by gearnya juga diatur lagi, karena incar di atasnya, motorku sendiri dari bawah kuat dan atasnya sendiri kencang,” tutup Jhonz Sakera 45.

Pasca Operasi “Rahayu” Langsung “di Gembleng” Oleh M.Dhiba

0
Muhamad Dhiba Dan Rahayu 34 Persada Racertees AMR

Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Gelaran drag bike milik Bodisa Motor Sport pada akhir pekan yang lalu, menjadikan sebagian tim-tim ternama untuk menjajal baik garapan kuda besi mereka dan juga melatih kembali para pembalap yang sudah lama tidak mengaspal dikerasnya lintasan sepanjang 201 Meter. Balapan yang berlangsung dan berakhir pekan lalu itu (11-12/9/2021) di Sirkuit Non Permanen TNI-AU Cicangkal, Rumpin, Bogor – Jawa Barat menjadi tempatnya.

Menggelar sebanyak 20 Kelas selama 2 hari, waktu yang ditunggu untuk dijalankannya balapan, salah satunya adalah kelas Bebek 4T 200cc Tune Up. Pada pekan lalu itu, kelas ini yang biasanya di Bodisa hanya dikerumuni kawanan FU 200cc, saat itu juga dimeriahkan oleh beberapa kumpulan 200cc Injeksi. Kuda besi yang sering disebut motor sultan, mempertontokan pertunjukan yang sangat menarik mata.

Saling adu kecepatan tentunya tidak terlewatkan, tetapi bukan hanya soal adu kecepatan, tetapi juga soal bagaimana si motor dan juga penunggangnya beraksi di atasnya. Pasalnya banyak sekali yang mengalami kesulitan untuk melintas lurus dan mulus di Sirkuit Lanud Cicangkal. Tetapi, juara tertinggi hanyalah 1, secara mengejutkan M. Dhiba bersama Rahayu dari 34 Persada Racertees AMR memberikan catatan wah 07,040 detik di akhir-akhir pertandingan.

Muhammad Dhiba #132

“Mungkin memang rezeki saya Mas, motornya sendiri juga lebih enak dan nyaman. Kemarin dibanding joinan saya, saya lebih santai aja bawanya dan cara bawanya juga. Dari cara start RPMnya engga terlalu tinggi, operan diiramanya. Tapi pas operan 3 kecepatan. Motor sendiri buat mesin udah enak, Cuma bagian kopling aja sedikit. Dan saya sendiri kayanya lebih suka ke Injeksi, lebih seru juga kayanya,” terang 132 langsung kepada Penulis.

Hasrul, selaku dari tim 34 Persada Racertees AMR pun menyambut baik dan suka ria dengan hasil yang didapatkannya bersama tim. Sebab Rahayu baru saja melakukan operasi. Kuda besi berbaju biru cerah ini sempat mengalami trouble yang cukup serius. Namun akhirnya, karena kerja sama yang baik seluruhnya, Rahayu berhasil tampil baik kembali.

Hasrul, Owner Tim

“Alhamdulillah Mas kemarin hasilnya, ini juga baru beres dan hidup setelah bongkar besar. Terakhir tampil di Gadhuro dan itu ada masalah. Selesai sana fokus langsung fokus perbaiki lagi. Buat hasilnya juga sebenarnya pasrah, Chaka Bolo dan Eza Cehmonk tampil kurang maksimal, pas tinggal Dhiba pasrah aja tapi sebelumnya dikasih tau lepas dan bawanya gimana. Bersyukur bisa 7,0 hasilnya,” pungkas Hasrul 34 Persada Racertees AMR langusng kepada Penulis.

Motor Listrik Ikut FFA, Hasilnya Bikin Kaget di Bodisa

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Makin canggih saja di era modern. Dalam dunia balapan mungkin motor injeksi sudah dianggap modern. Tapi Drag Bike dengan motor listrik mungkin hanya baru ada di Bodisa. Seperti pada akhir pekan kemarin pada ajang Drag Bike Bodisa (12/9/21) di Sirkuit Lanud Cicangkal. Motor listrik ini turun di kelas FFA dan bikin kaget semua orang.

Pada sebelumnya H. Bahrudin selaku penyelenggara sudah membuka kelas baru yaitu motor listrik. Beberapa putaran Bodisa membuka kelas motor listrik dan akhirnya mereka menutup kelas itu. Tapi pada akhir pekan kemarin ada motor listrik yang ikut serta dalam ajang balap Drag Bike Bodisa. Mereka turun dikelas FFA dan bikin semua terkejut. M.Chabix menjadi pebalap yang menjajal motor listrik ini untuk kelas FFA.

“ Mantap motornya, ini kita masih mau riset lagi. Yakin ini bisa tembus kepala 6 detik besar. Atau bisa 7.0 detik mas. Tadi motor sempat masih ada masalah pada home stir yang kendor,” ujar M. Chabix.

Memang saat lepas start motor bagaikan jet darat yang melesat kencang. Pada saat lepas start, semua orang tercengang ketika catatan waktu 7.5 detik keluar di papan time. Semua bersorak karena tidak menyangka bila motor ini bisa tembus dengan waktu demikian.

Kita tunggu saja kejutan berikutnya di event yang akan diikuti. Tunggu kabar beritanya hanya di OtomotifZone.com

Duo BBP Kuasai Pertarungan Matic

0
Duo Bayu Bangun Persada (Kanan) dan (Kiri)

Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Perhelatan ajang drag bike 201 meter pada akhir pekan kemarin yang diselenggarakan oleh racing organizer asal Kota Tangerang Selatan, Bodisa Motor Sport (11-12/9/2021) menjadi perlombaan balap motor roda dua, yang menjadi pelampiasan rindu mata memandangi ketatnya persaingan balapan motor drag. Adu kebut lurus ini berlangsung di Sirkuit Non Permanen TNI-AU Cicangkal, Rumpin, Bogor, Jawa Barat.

Sebanyak 20 kelas diadakan oleh Bodisa Motor Sport selaku panitia penyelenggara balapan. Salah satu yang menarik untuk ditonton adalah persaingan Matic 200cc Tune Up. Kelas yang merupakan kawanan Yamaha Mio ini, ialah salah satu kelas perhitungan point dalam setiap seri dari Bodisa. Catatan waktu akhir menunjukan waktu 7,3 detik menjadi yang tercepat dalam kelas Matic 200cc TU baik Pemula maupun Open.

Pertarungan kelas Matic banter ini dimenangkan oleh Duo Pembalap Bayu Bangun Persada, bersama raksasa matic asal Jawa Barat ASR (Andi Speed Racing Bandung). Andalan Bayu Bangun Persada tersebut yakni Open Ilham Unyil asal Kudus, dan Pemula asal Tangerang Selatan Topik Maulana. Topik Maulana sukses menyabet waktu 07,342 detik, dan Ilham Unyil berhasil mencatatkan waktu 07,318 detik. Namun kedua pembalap berbakat ini menggunakan motor yang berbeda.

Momen Aksi Topik Maulana

“Aku sendiri pakai yang Injeksi Mas, motor ini memang istimewa. Sudah nyaman, banter juga Mas. Motor ini pun pastinya kita tau engga pernah absen buat podium. Jadi aku berusaha bermain maksimal supaya hasilnya ikut maksimal. Tapi dengan bermain seperti biasa Mas, bermain lepas engga ada beban,” terang Topik Maulana langsung kepada Penulis.

Aksi Ilham Unyil

“Aku pakai yang karbu Mas, menurutku sama saja ya engga beda jauh dengan yang injeksi yang pernah aku pakai. Sama-sama nyaman, lembut, dan kuat. Jadi tergantung kita yang bawa dan memahami karakter si motor sendiri,” jelas Ilham Unyil kepada Penulis.

Memang untuk balap per matic an, ASR sendiri tidak bisa dianggap remeh dan patut untuk menjadi perhitungan. Mau balap dan siapapun yang menungganginya, motor garapan Sandi Ikhsan Taufik ini, mampu untuk selalu berada di dereta podium hingga berdiri di podium tertinggi ajang balapan. Sang mekanik pun memberi tanggapannya sendiri terkait hasil yang didapatnya.

Sandi Ikhsan Taufik, Mekanik ASR

“Kemarin Alhamdulillah ya Mas, hasilnya baik. lalu untuk motor sendiri tinggal penyesuaian aja si pembalapnya gimana,” singkatnya kepada Otomotifzone.com.

BBP-TYL Racing Kembali “Berulah”

0
Moment Aksi Ilham Unyil dengan Ninja TU BBP TYL Racing

Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Selain menjadi wadah melepas rindu akan semaraknya rangkaian drag bike setelah sekian lama tiada karena Pandemi, Drag Bike Bodisa 201 Meter nampaknya juga sebagai wadah untuk menyalurkan karya-karya terbaru para mekanik yang dihasilka untuk team yang dibelanya. Ajang adu kebut lurus ini, telah berlangsung pada akhir pekan kemarin (12/9/2021) di Sirkuit Non Permanen TNI-AU Cicangkal, Rumpin, Bogor, Jawa Barat.

Pada balapan milik Bodisa Motor Sport itu, tertangkap basah Bayu Bangun Persada membawa Ninja Tune Up sebagai armada anyarnya garapan dari TYL Racing. Tidak boleh dianggap remeh, racikan spesial dari tangan dingin sang Mekanik Yahya Kahfi, kerap kali membuat kejutan dalam suatu event balapan. Terbukti, drag bike kemarin menjadi saksinya.

Ilham Unyil (Kanan) dan Asep Robot (Kiri)

Bersama sang kuncennya, Trondolo Kudus alias Ilham Unyil. Sport 2 Tak 155cc Tune Up merajai kelasnya dengan catatan fantastis 06,865 detik. Kemudian disusul oleh rekan satu timnya, pembalap asal Jawa Barat, Asep Robot dengan waktu 06,885 detik. Mengapa fantastis demikian? Pasalnya kuda besi ini baru saja rampung diselesikan, kemudia langsung ditarungkan secara sadis disengitnya pertarungan 6 detik.

“Tune Up yang baru ini buat rangka dan kaki-kaki, semuanya baru. Alhamdulillah enak hasilnya. Lebih nyaman dengan rangkanya. Untuk meisn masih sama dengan yang sebelumnya hanya saja cek tipis-tipis saja, dan rubah sedikit-sedikit. Knalpot saja yang baru, hasil sudah cukup baik untuk perdana,” terang pembalap bernomor 54 langsung kepada Penulis.

Penampilan Aksi Asep Robot

Bukan hanya kali ini saja Bayu Bangun Persada dan juga TYL Racing melakukan ulah seperti ini, yang tentunya membuat kaget dan mata terprangah. Sebelumnya dalam event garapan yang sama Bodisa, BBP membawa armada anyarnya motor 2 Tak Ninja FFA, mencengangkan hasilnya langsung raih podium tertinggi secara beruntun. Selain 2 Tak, BBP juga memiliki 4 Tak yang serupa dengan hasil 2 Taknya.

Memang selalu ada saja kejutan dalam setiap perjalanan ajang drag bike, mau tau bagaimana dan apa saja dalam seputar otomotif, pantengin terus hanya di www.otomotifzone.com.

MXGP Revisi Jadwal Terbaru Musim 2021

0

OtomotifZone.com – Bandung. MXGP resmi keluarkan revisi jadwal terbaru musim 2021, setelah seri di Indonesia untuk tahun ini dipastikan batal di gelar. Infront Moto Racing selaku penyelenggara, segera merilis kalender baru agar seri di tahun ini tetap berjalan.

Sebelumnya, seri yang akan bergulir di Indonesia bakal berlangsung di Borobudur dan Bali (seri penutup), namun terkait adanya batasan perjalanan Internasional akibat penyebaran Covid-19 yang masih tinggi, maka seri double-header di Indonesia mundur ke tahun 2022 mendatang.

“Sebagai gantinya akan diganti dengan sistem triple-header, di Pietramurata dengan MXGP Trentino, tanggal 23-24 Oktober, MXGP Pietramurata (26-27 Oktober), dan MXGP Garda, tanggal 30-31 Oktober. Lalu dua event di Mantova dalam MXGP Lombardia, tanggal 6-7 November, dan MXGP Citta di Mantova, pada 9-10 November,” seperti tercantum dalam rilis MXGP.com

Menyikapi hal itu, Infront Moto Racing cukup yakin jika gelaran triple-header ini nantinya bisa berjalan sukses, karena sekaligus bakal menjadi seri pamungkas di akhir musim ini dan berjalan sesuai jadwal.

“Infront Moto Racing juga dengan menyesal mengabarkan jika ajang FIM-Europe Motocross of European Nations untuk tahun ini, tidak bisa berjalan sesuai rencana dan akan juga ikut ditunda sampai musim 2022 mendatang. Untuk lokasi dan kepastiannya akan segera diumumkan,” tulis isi dari rilis tersebut.

Berikut adalah revisi kalender MXGP 2021 :

  • MXGP Rusia Russian Federation Orlyonok 13 Juni 2021
  • MXGP Inggris Raya United Kingdom Matterley Basin 27 Juni 2021
  • MXGP Italia Italy Maggiora 4 Juli 2021
  • MXGP Belanda Netherlands Oss 18 Juli 2021
  • MXGP Republik Ceko Czech Republic Loket 25 Juli 2021
  • MXGP Flanders-Belgia Belgium Lommel 1 Agustus 2021
  • MXGP Latvia Latvia Kegums 8 Agustus 2021
  • MXGP Finlandia Finland Iitti-KymiRing 22 Agustus 2021
  • MXGP Turki Turkey Afyonkarahisar 5 September 2021
  • MXGP Sardinia-Italia
    Italy
    Riola Sardo 19 September 2021
  • MXGP Jerman
    Germany
    Teutschenthal 3 Oktober 2021
  • MXGP Prancis
    France
    Lacapelle-Marival 10 Oktober 2021
  • MXGP Spanyol
    Spain
    Intu Xanadu – Arroyomolinos 17 Oktober 2021
  • MXGP Trentino
    Italy
    Pietramurata 24 Oktober 2021
  • MXGP Pietramurata
    Italy
    Pietramurata 27 Oktober 2021
  • MXGP Garda
    Italy
    Pietramurata 31 Oktober 2021
  • MXGP Lombardia
    Italy
    Mantova 7 November 2021
  • MXGP Citta Di Mantova
    Italy
    Mantova 10 November 2021
  • Penulis: Obeth | Foto : mxgp.com

Afrika Sapu Bersih Kelas Raja Bodisa

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Pertarungan kelas Raja masih menjadi idaman. Terutama saat ajang balap Drag Bike Bodisa yang berlangsung (12/9/21) di Sirkuit NP Lanud TNI AU Cicangkal. Tidak hanya para pemilik motor raja sekitar Cicangkal saja yang hadir. Tim tim yang bermarkas di luar Jabodetabek juga ikut memanaskan persaingan.

Adu kecepatan pastinya menjadi tontonan yang disuguhkan. Jajaran nama pebalap Nasional ikut meramaikan kelas RX King 140 FS Open. PT Wijaya Abadi FT Ardian99 mampu menjadi raja di kelas raja. Tidak tanggung tanggung, motor yang dengan livery bendera Afrika mampu mengantarkan ketiga pebalapnya menjadi juara.

Vano Mahendra

” Motornya nyaman mas tidak ada kendala. Motor sangat mudah dikendalikan dan tidak nahan. Apalagi koplingnya dipindah ke kanan. Motornya jadi tidak slip. Motor bisa langsung lepas ,” ujar Vano langsung kepada Otomotifzone

Memang motor garapan Ardian 99 ini menerapkan sistem kopling kanan. Yang mana kita tau, RX King sendiri menerapkan sistem kopling kiri. Jadi motor mendapatkan perubahan di bagian kopling.

Kira kira apa si keuntungannya? Tunggu artikel beritanya hanya di Otomotifzone.

Kingland Tetap Konsisten Support Balap, “Kepakan Sayapnya” Kian Tinggi

0
Kingland Tire Support Balap Drag Bike

Otomotifzone.com – Bogor. Kegiatan balapan roda dua yang telah dilangsukan pada akhir pekan kemarin (11-12/9/2021) yang terselenggara di Sirkuit Non Permanen TNI-AU Cicangkal, Rumpin, Bogor – Jawa Barat berhasil dengan lancar dan aman perjalanan lombanya. Tentunya ini juga berkat dukungan berbagai faktor baik di dalam maupun di luar eventnya.

Salah satunya ialah dukungan sponsor yang terikat kerja sama dengan panitia penyelenggara, Bodisa Motor Sport. Kingland terbilang sudah cukup lama menjalin hubungan mesranya, dengan Racing Organizer asal Kota Tangerang Selatan ini, dari mulai dirinya baru lahir hingga saat ini pun pabrikan ban asal Cikande, Banten masih tetap lurus dijalurnya.

Berawal dari ban dalam sepeda yang kini merambah ke dunia balap Nasional, Kingland konsisten mendukung penuh kegiatan balap dari Bodisa Motor Sport. Bukan hanya itu, produk yang dihasilkan dan ditawarkannya juga kini mulai banyak diminati untuk varian Racingnya. Tetapi, sayapnya semakin tinggi mengepak, karena varian Daily alias hariannya juga sudah banyak diminati, bukan hanya untuk kegiatan sehari-hari namun juga dipakai untuk balapan.

Joko Suseno (Kiri) dan Haji Bahrudin Bodisa (Kanan)

“Ya dengan PPKM kita harus ikut aturan pemerintah dan patuh terhadap protokol kesehatan yang paling penting. Kemarin jumlah starter cukup banyak, meski tidak semuanya keluar. Balapan berjalan dengan lancar dan mematuhui peraturan protokol kesehatan Covid-19. Semoga pandemi cepat berlalu dan event terbuka untuk penonton agar lebih ramai lagi,” buka Joko Suseno, Marketing Kingland Tire langsung kepada Penulis.

Ban Kingland
Ban Kingland

Pria yang identik dengan kacamata serta logat bahasa Jawa yang begitu khas, melanjutkan. “Ban harian kemarin kita lihat sudah beberapa yang pakai ya, kita berterima kasih tentunya telah pakai dan percaya tentunya. Kita (Kingland) memiliki bermacam varian model ban reguler, bisa dicek langsung ke Instagram dan online shop lainnya. Pastinya dengan harga yang terjangkau, aman di kantong,” tandasnya sekaligus ke Penulis.

Pada event Bodisa Drag Bike 201 Meter lalu itu, beberapa ban reguler harian terpantau dan tertangkap kamera, sudah diminati oleh sebagian starter balapan. Ini menunjukan bahwasanya, produk yang ditawarkan oleh Kingland Tire memiliki kualitas yang serupa dengan yang lain. Terlebih ban yang dijual pun memiliki pricelist yang begitu ramah di kantong.

Penasaran dengan produk yang ramah di kantong? Segera cobain dan gunakan, ban Kingland. Bisa dicek Instagram, Online Shopping, maupun Media Sosial lainnya. Ban Kingland, Karya anak bangsa.